BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Perhubungan Kota Bandung memperketat patroli dan pengawasan fasilitas jalan raya. Langkah ini bertujuan mencegah aksi pencurian yang memicu kemacetan arus kendaraan. Petugas bergerak cepat setelah lima lampu lalu lintas sempat padam akibat hilangnya boks pengatur.
Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengonfirmasi penguatan pengawasan ini. Pihaknya menjalin kolaborasi erat bersama kepolisian dan petugas lapangan.
Baca Juga: Tak Hanya Wisata Religi, Pemkot Bandung Dorong Hotel hingga Museum Ramah Muslim
Pemantauan intensif bertujuan menjaga kelancaran fungsi fasilitas umum. Langkah ini juga menjadi upaya pencegahan agar kasus serupa tidak terulang kembali.
“Kami terus melakukan patroli, pengawasan, dan kegiatan kepolisian rutin. Pemantauan dan pengawasan juga akan kita perketat. Semua ini harus berjalan bersama dengan kolaborasi yang baik,” kata Rasdian, Jumat (9/10/2026).
Lima Lampu Lalu Lintas Beroperasi Normal
Rasdian memastikan seluruh fasilitas yang terdampak gangguan telah kembali berfungsi. Tim teknis menyelesaikan perbaikan pada Kamis (8/10/2026) siang.
“Semuanya sudah berfungsi. Sejak hari Kamis lalu, pukul 11:15 WIB, kelima lampu lalu lintas itu sudah menyala semuanya,” terang Rasdian.
Partisipasi Warga Jalur Pengaduan Resmi
Pihaknya engajak masyarakat ikut menjaga fasilitas publik. Warga dapat segera melapor jika menemukan kerusakan atau gangguan lalu lintas.
Masyarakat bisa memanfaatkan kanal pengaduan resmi Dishub Kota Bandung. Layanan laporan terbuka lewat akun Instagram, TikTok, serta aplikasi resmi.
“Silakan sampaikan melalui pengaduan resmi. Laporkan melalui media sosial kami, Instagram, TikTok, maupun aplikasi resmi yang tersedia. Semua saluran itu terbuka untuk masyarakat,” tutupnya.
(Yusuf Mugni)



