spot_imgspot_img
Rabu 23 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Proyek Crossing Drainase Jalan Ibrahim Adjie Kota Bandung Rampung

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Proyek crossing drainase di Jalan Ibrahim Adjie Kota Bandung Jawa Barat (Jabar) yang sempat menyebabkan kemacetan parah akhirnya rampung pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Kemacetan terjadi setelah alat berat yang di gunakan dalam proyek tersebut mengalami kerusakan saat pekerjaan hampir selesai.

BACA JUGA:

Rayakan 10 Tahun Pizza Maker Junior, Pizza Hut Ajak Anak Belajar dari Kebun hingga Dapur

Proyek crossing sepanjang 27 meter itu sebelumnya di targetkan rampung pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan, pekerjaan telah di selesaikan dan kondisi lalu lintas di lokasi kembali normal.

“Jam 3 pagi sudah selesai, Alhamdulillah. Jadi, seperti yang di ketahui, kemacetan tersebut di sebabkan oleh alat berat yang seharusnya selesai pada hari Selasa jam 4 pagi,” kata Farhan di Mall Pelayanan Publik Kota Bandung Jalan Cianjur, Kota Bandung Rabu (23/9/2026).

Menurutnya, meski panjang pekerjaan hanya sekitar 27 meter, pengerjaannya melintang di badan jalan. Sehingga berdampak terhadap arus kendaraan.

“Pekerjaannya itu hanya 27 meter, tetapi melintas (crossing) jalan. Pekerjaan sempat berhenti di tengah-tengah karena alat beratnya mogok dan memindahkannya butuh waktu lama,” katanya.

Farhan menyebut, kontraktor pelaksana proyek tersebut telah di panggil oleh jajaran kepolisian untuk memastikan pekerjaan segera di selesaikan.

“Kontraktor sebagai pelaksana pekerjaan sudah di panggil oleh Kasat Lantas Polres dan Polda untuk memastikan pekerjaan selesai,” ucapnya.

Farhan memastikan, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung turut memastikan pekerjaan rampung sebelum subuh.

Selain menyelesaikan persoalan di Jalan Ibrahim Adjie, Pemkot Bandung juga melakukan antisipasi terhadap sejumlah titik pekerjaan lain yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

BACA JUGA:

“Super Flu” Mulai Ditemukan di Bandung, Farhan Imbau Anak Bergejala Flu Tak Masuk Sekolah

“Pada saat bersamaan, kami juga mengantisipasi beberapa titik lain yang di khawatirkan menimbulkan kemacetan,” katanya.

Sementara terkait perbaikan trotoar di Jalan Pasteur, Farhan mengatakan, Pemkot Bandung berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kalau untuk Pasteur, kita berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi. Sedangkan untuk BRT, kami berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan,” ucapnya.

Sementara terkait kemungkinan pemberian sanksi kepada kontraktor akibat keterlambatan pekerjaan yang berdampak pada lalu lintas, Farhan menyebut, ketentuannya telah di atur dalam kontrak.

“Mengenai sanksi, itu sudah di atur di dalam kontrak. Namun, untuk porsi pengaturan sanksi tersebut ada di pihak DSDABM, bukan di saya,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru