spot_imgspot_img
Selasa 22 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Rayakan 10 Tahun Pizza Maker Junior, Pizza Hut Ajak Anak Belajar dari Kebun hingga Dapur

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pizza Hut Indonesia merayakan satu dekade kehadiran program Pizza Maker Junior (PMJ) melalui kegiatan bertema “Create, Care, and Appreciate”. Acara ini mengajak anak-anak mengenal perjalanan bahan pangan mulai dari kebun hingga menjadi hidangan lezat.

Melalui aktivitas membuat pizza secara langsung, para peserta cilik mengenal beragam bahan makanan sekaligus mengekspresikan imajinasi mereka saat mengolah pizza buatan sendiri.

Baca Juga: Bobotoh dan Suporter Persijap Duduk Berdampingan, Igor Tolic Puji Atmosfer di Jepara

Edukasi Pangan dari Kebun Paprika di Bandung Barat

Memasuki puncak perayaan sepuluh tahun PMJ, Pizza Hut Indonesia memperluas cakupan edukasi dengan membawa anak-anak melihat langsung proses budidaya bahan makanan.

Kegiatan belajar lapangan ini berlangsung di area pertanian Kelompok Tani Sumber Tani Mulya, Kabupaten Bandung Barat. Anak-anak mempelajari proses menanam, merawat, hingga memanen paprika secara langsung, sebelum akhirnya mempraktikkan pembuatan pizza di outlet Kota Baru Parahyangan.

“Selama 10 tahun, Pizza Maker Junior telah menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar dan berkreasi melalui pengalaman membuat pizza,” kata Herryady, Local Store Manager Pizza Hut Indonesia, Selasa (22/9/2026).

Herryady menjelaskan bahwa pihaknya sengaja menggelar rangkaian kunjungan ke berbagai area pertanian di Indonesia untuk melengkapi perayaan puncak PMJ.

“Mulai dari Bandung, kemudian Jawa Tengah, hingga Jawa Timur, anak-anak dapat melihat langsung bagaimana bahan makanan yang mereka gunakan sehari-hari berasal dan dipersiapkan. Sehingga mereka dapat memahami bahwa setiap hidangan memiliki perjalanan yang dimulai jauh sebelum sampai di meja makan,” ujar Herryady.

Apresiasi dari Kelompok Tani Lokal

Ketua Kelompok Sumber Tani Mulya, Dedey, menyambut baik inisiatif edukatif ini. Ia menilai kunjungan anak-anak menjadi momen berharga untuk mengenalkan dunia pertanian sejak dini.

“Kami senang anak-anak bisa datang dan melihat langsung bagaimana paprika ditanam dan dirawat sampai siap dipanen. Biasanya mereka mengenal paprika setelah sudah menjadi bagian dari makanan,” katanya.

“Jadi lewat kegiatan ini mereka bisa tahu bahwa ada proses yang cukup panjang sebelum bahan tersebut sampai ke meja makan,” ujar Dedey.

Komitmen CSR Pizza Hut Peduli Petani

Selain menghadirkan sarana edukasi bagi anak-anak, agenda ini turut memperkenalkan program Pizza Hut Peduli Petani yang bernaung di bawah kegiatan CSR Pizza Hut Peduli 8P.

Program tersebut memberdayakan petani lokal melalui penyediaan modal usaha, pendampingan teknis, serta jaminan pembelian hasil panen dengan harga stabil.

Di samping itu, penerapan prinsip Good Agriculture Practices (GAP) dan Good Handling Practices (GHP) memastikan proses budidaya tetap menjaga keamanan pangan sekaligus ramah lingkungan.

Sejak 2013, Pizza Hut Indonesia telah merangkul lebih dari 243 petani di 15 wilayah pertanian yang tersebar di Jawa, Bali, dan Sulawesi. Kemitraan ini mengelola hampir 3 hektare lahan dengan 100 lebih greenhouse untuk memproduksi paprika, buncis, tomat, serta selada romaine. Saat ini, 100 persen pasokan paprika dan tomat di Pizza Hut Restaurant berasal dari petani lokal.

Kelompok Sumber Tani Mulya sendiri telah menjalin kemitraan selama kurang lebih tujuh tahun untuk memenuhi kebutuhan paprika wilayah Bandung. Hasilnya, sebanyak 43 outlet Pizza Hut Restaurant, Pizza Hut Delivery, dan Pizza Hut Ristorante di Bandung menggunakan 100 persen paprika dari petani binaan tersebut.

Rangkaian perayaan satu dekade PMJ sebelumnya juga memuat edukasi pengolahan minyak goreng bekas bersama TUKR. Serta aktivitas kreasi anak bersama Play-Doh. Manajemen berkomitmen untuk terus mengembangkan PMJ sebagai wadah eksplorasi anak-anak yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

(Arif)

spot_img

Berita Terbaru