spot_imgspot_img
Selasa 8 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bandara Husein Sastranegara Kembali Dibuka, Penumpang Terdampak Abu Vulkanik Masih Tertahan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Husein Sastranegara, Kota Bandung, kembali beroperasi normal. Sebelumnya, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau sempat mengganggu operasional jadwal penerbangan. Walaupun bandara telah beroperasi, sejumlah penumpang terdampak masih tertahan dan belum bisa langsung terbang.

Para calon penumpang terpaksa menunggu jadwal penerbangan baru akibat pembatalan penerbangan sebelumnya.

Baca Juga: Tunggu Gedung Baru, Siswa SDN 026 Bojongloa Bandung Numpang Belajar di SDN 148 Cibaduyut

Penumpang Asal Medan Terpaksa Reschedule Jadwal Terbang

Salah satu calon penumpang terdampak adalah Aurelia Anna Irene Siregar asal Kota Medan. Ia seharusnya terbang meninggalkan Kota Bandung, Senin (7/9/2026) pukul 19.00 WIB.

Aurelia sudah menerima pemberitahuan resmi mengenai pembatalan tersebut dari pihak maskapai Citilink.

“Berangkatnya harusnya kemarin, tanggal 7, jam 7 malam. Tapi karena penerbangannya dibatalin, saya reschedule. Ternyata untuk hari ini sudah penuh, jadi saya baru dapat jadwal besok,” kata Aurelia di Bandara Husein Sastranegara, Selasa (8/9/2026).

Aurelia awalnya memesan tiket melalui aplikasi Traveloka sebelum penerbangan tersebut resmi batal. Pihak maskapai mengarahkannya untuk mengurus proses pengembalian dana (refund) secara mandiri melalui platform tersebut.

Selanjutnya, ia memilih memesan tiket baru secara langsung melalui saluran resmi Citilink.

“Dari pagi sudah dikasih tahu sama Citilink kalau penerbangan saya dibatalin. Kebetulan pesannya lewat Traveloka, jadi refund-nya lewat sana. Terus saya akhirnya pesan tiketnya lewat Citilink langsung,” katanya.

Gagal Pulang Sesuai Rencana dan Khawatir Pekerjaan Terganggu

Perubahan jadwal penerbangan ini otomatis mengubah seluruh rencana kepulangan Aurelia ke kampung halaman. Perempuan ini baru bisa terbang menuju Medan pada Rabu (9/9/2026) besok.

Ia sempat merasa cemas lantaran khawatir dampak abu vulkanik akan berlangsung lama.

“Agak bingung karena takutnya bencananya agak lama. Terus ternyata pagi ini dapat berita kalau sudah agak mereda, jadi cepat-cepat pengin pulang,” ucapnya.

Aurelia sebenarnya telah berada di Bandung sejak Jumat (4/9/2026) untuk berlibur. Selain itu, ia bermaksud menemui sang adik yang baru mulai berkuliah di Bandung.

“Saya dari hari Jumat kemarin. Rencananya Senin pulang, tapi ternyata ada bencana, jadi sampai besok di Bandung,” ujarnya.

Meskipun menginap bersama keluarga di Bandung, Aurelia mengaku tetap tidak tenang. Ia harus segera kembali ke Medan untuk menyelesaikan berbagai urusan pekerjaannya.

“Karena saya juga banyak ada kerjaan di Medan, jadi kayak enggak tenang. Pengin cepat-cepat pulang jadinya,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru