spot_imgspot_img
Selasa 25 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sport Center Nasional di Bogor Buka Akses Jalan Baru Sepanjang 8 Km

BOGOR, FOKUSJabar.id: Pembangunan kawasan sport center nasional di Rancabungur Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) turut membuka peluang pengembangan infrastruktur baru di wilayah Bogor Barat.

Salah satu yang d isiapkan adalah akses jalan baru dengan panjang sekitar delapan kilometer.

BACA JUGA:

Atasi Kemacetan Puncak, Pemkab Bogor Kaji Pembangunan Kereta Gantung

Jalur tersebut di rancang untuk memperkuat konektivitas menuju kawasan olahraga nasional yang akan di kembangkan di Rancabungur.

Kehadiran akses baru di harapkan tidak hanya mendukung mobilitas menuju kompleks olahraga. Tetapi juga membuka keterhubungan dengan jaringan jalan utama di wilayah Bogor Barat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, pemerintah pusat berencana membuat akses langsung menuju kawasan tersebut.

Apabila pembangunan sport center masuk dalam proyek strategis nasional, akses khusus menuju lokasi juga berpotensi di siapkan.

Rencana pembangunan akses baru ini muncul karena kondisi jalan menuju kawasan pengembangan saat ini masih menghadapi sejumlah kendala.

Berdasarkan dokumen tinjauan aksesibilitas kawasan, akses menuju lokasi pengembangan tahap I, II dan III masih relatif sulit dari beberapa arah.

Sejumlah jalur yang menjadi akses menuju kawasan antara lain Jalan Raya Pabuaran, Jalan Raya Rancabungur, Jalan Parung Hijau, serta Jalan H. Miing.

Namun sebagian jalan lingkungan di sekitar lokasi memiliki lebar yang semakin menyempit. Sehingga kondisi tersebut kurang mendukung mobilisasi kendaraan berukuran besar.

Kondisi tersebut menjadi tantangan ketika kendaraan roda empat, bus, maupun truk harus menuju lokasi pengembangan. Karena itu, pemerintah merencanakan pembangunan jalan utama kawasan dalam bentuk boulevard dengan panjang kurang lebih delapan kilometer.

Jalan tersebut di rencanakan dapat terhubung dengan jaringan Tol Lingkar Bogor. Dengan adanya akses baru, mobilitas menuju kawasan sport center nasional di harapkan menjadi lebih mudah sekaligus memperkuat hubungan antarkawasan di wilayah Bogor Barat.

Menurut Ajat, pembangunan sport center nasional juga dapat mempercepat rencana konektivitas yang sebelumnya telah di siapkan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk kebutuhan jangka panjang.

Salah satu rencana tersebut adalah pembangunan ruas Jalan Rancabungur-Leuwiliang.

BACA JUGA:

Sekolah Rakyat Jasinga Bogor Dibuka, 270 Siswa Ikuti MPLS Tahun Ajaran 2026/2027

“Jadi nanti ada Jalan Rancabungur-Leuwiliang. Ini sebenarnya perencanaan jangka panjang kita. Hanya karena ini di jadikan proyek strategis nasional dan pusat pun membuat jalan di sini, kurang lebih trasenya hampir sama. Jadi kita manfaatkan itu,” ujarnya.

Rencana Jalan Rancabungur-Leuwiliang nantinya di arahkan agar dapat terkoneksi dengan wilayah Kemang serta sejumlah jaringan jalan lain di Bogor Barat.

Pengembangan konektivitas tersebut di nilai dapat membuka akses yang lebih luas dari wilayah Leuwiliang menuju Kemang.

Jalur tersebut juga berada di sekitar koridor Bojonggede-Kemang (Bomang) yang saat ini turut di kembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

Keterhubungan sejumlah jaringan jalan itu di harapkan membentuk akses yang lebih terintegrasi di kawasan Bogor Barat.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga berupaya mempertahankan trase sejumlah rencana pembangunan jalan agar tidak terganggu oleh pembangunan infrastruktur lain.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah rencana perpanjangan Tol Lingkar Bogor menuju kawasan Dramaga.

BACA JUGA:

Pemkab Bogor Berencana Kembangkan Menara Masjid Raya Nurul Wathon untuk Wisatawan

Untuk rencana jalan tol tersebut, Pemkab Bogor masih menunggu informasi lebih lanjut terkait jadwal pembebasan lahan.

Ajat menjelaskan, proses tersebut menjadi kewenangan pemerintah pusat. Sehingga pemerintah daerah belum mengetahui kapan tahapan pembebasan lahan akan di mulai.

“Pembebasan itu dari pusat semuanya. Belum ada informasi kapan pembebasannya. Tapi biasanya kalau sudah banyak proyek strategis nasional, mereka percepat sendiri,” katanya.

Selain akses dari arah Bogor, jalur pendukung pembangunan sport center juga di rencanakan dari arah BSD-Serpong melalui kawasan Agrinas.

Rencana tersebut menjadi salah satu alternatif untuk mendukung mobilisasi selama proses pengembangan kawasan berlangsung.

Pemkab Bogor juga mengusulkan agar pembangunan awal jalan boulevard menuju kawasan sport center dapat di kerjakan terlebih dahulu melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Usulan tersebut di sampaikan untuk mempercepat pembukaan akses menuju kawasan.

“Pak Bupati kemarin menyarankan itu. Hanya kalau di kementerian pasti mereka lapor dulu ke pimpinan. Itu belum ada jawaban ke kita,” kata Ajat.

Kawasan sport center nasional sendiri di rencanakan berdiri di atas lahan sekitar 500 hektare. Jika di gabung dengan keseluruhan area pengembangan bersama fasilitas milik Kementerian Pertahanan, luas kawasan tersebut mencapai sekitar 750 hektare yang mencakup wilayah Rancabungur dan sebagian Rumpin.

Kementerian Pemuda dan Olahraga sebelumnya menyebut, pembangunan Akademi Olahraga Nasional dan Pusat Pelatihan Tim Nasional membutuhkan anggaran sekitar Rp5 triliun.

BACA JUGA:

Pemkab Bogor Tingkatkan Keamanan Informasi Lewat Jaring Komunikasi Sandi

Proyek tersebut di harapkan menjadi salah satu pengembangan fasilitas olahraga berskala nasional.

Pembangunan fisik kawasan di rencanakan berlangsung pada 2027 hingga 2028. Seluruh fasilitas kemudian di targetkan dapat rampung dan mulai tersedia pada awal 2029.

Tidak hanya menyediakan fasilitas latihan, kawasan tersebut juga akan di lengkapi sekolah khusus atlet dari jenjang SD, SMP hingga SMA.

Selain itu, tersedia pula pusat penelitian olahraga, asrama, serta fasilitas latihan untuk 21 cabang olahraga unggulan nasional.

Dengan pembangunan fasilitas olahraga berskala besar sekaligus pembukaan akses jalan baru, kawasan Rancabungur dan wilayah sekitarnya berpotensi mengalami peningkatan konektivitas.

Infrastruktur tersebut di harapkan dapat mendukung operasional sport center sekaligus memperkuat jaringan transportasi di kawasan Bogor Barat.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru