TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, melepas puluhan peserta kafilah Kota Tasikmalaya untuk bertanding dalam Festival Gema Sakinah (GEMAS) dan Gebyar Ustadz/Ustadzah Nusantara (GUNTARA) Santri TAAM, Guru TKA/TPA tingkat Provinsi Jawa Barat 2026.
Prosesi pelepasan berlangsung di halaman Balekota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun Nomor 1, Bungursari, pada Senin (24/8/2026). Kontingen tersebut akan bersaing di Kabupaten Garut selaku tuan rumah penyelenggara.
Baca Juga: Raih Predikat Kwarcab Tergiat Jabar, Pramuka Kota Tasikmalaya Rayakan HUT ke-65 Penuh Prestasi
Wali Kota Viman Alfarizi menyampaikan optimisme tinggi terhadap performa kontingen Kota Tasikmalaya di Kota Dodol. Keyakinan tersebut menguat mengingat Kota Tasikmalaya sudah lima kali berturut-turut merebut predikat juara umum pada ajang serupa, bahkan pernah menyabet juara umum tingkat nasional pada 2021.
“Kami semua masyarakat Tasikmalaya mendoakan, agar kontingen Kota Tasikmalaya, insyaallah kembali meraih juara dalam lomba Sakinah, sehingga meraih prestasi enam kali juara umum berturut-turut,” harap Viman Alfarizi, Senin (24/8/2026).
Perkuat Program Tasik Religius Lewat Pendidikan keagamaan
Viman menjelaskan bahwa capaian lima kali juara umum membuktikan konsistensi Pemkot Tasikmalaya dalam mendukung pendidikan keagamaan di madrasah, khususnya lembaga TKA/TPA. Dukungan ini memperkuat ekosistem program prioritas Tasik Religius.
Ia meminta seluruh peserta tidak hanya memburu kemenangan, tetapi juga memanfaatkan ajang ini sebagai sarana menimba ilmu dan memperluas wawasan.
“Mereka adalah anak-anak generus penerus yang memiliki potensi dalam memajukan dunia pendidikan keagamaan madrasah di daerah, tentu Pemkot Tasikmalaya akan memberikan atensi bagi adik-adik semua,” ucapnya.
Viman memberikan pesan khusus agar para peserta aktif bertukar pengalaman dengan kontingen lain se-Jawa Barat.
“Saya titip kepada para peserta yang mewakili Kota Tasikmalaya. Bukan hanya berjuang demi meraih juara, tapi manfaatkan kegiatan untuk bertukar pikiran dan pengalaman dengan lembaga TKA/TPA lain se-Jawa Barat. Jadikan ajang perlombaan ini sebagai referensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran madrasah bagi generasi muda di Kota Tasikmalaya Tasikmalaya,” harapnya.
BKPRMI Kota Tasikmalaya Siapkan 100 Anggota Kafilah
Ketua Kontingen sekaligus Ketua BKPRMI Kota Tasikmalaya, Nuki Anwar Sidik, menegaskan kesiapan timnya untuk mempertahankan takhta juara umum.
“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk kembali mempertahankan gelar juara umum. Pembinaan dan motivasi terus kami gencarkan kepada para peserta dan official selama persiapan,” ungkap Nuki.
Nuki mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kota Tasikmalaya yang membakar semangat para peserta dan pendamping.
“Terima kasih atas support dan dukungan yang diberikan Pemkot Tasikmalaya. Ini sebagai memotivasi kami dan anak-anak untuk tampil lebih terbaik,” jelasnya.
Nuki merinci kontingen kali ini membawa 100 orang kafilah, mencakup 24 peserta Festival GEMAS dan 15 peserta GUNTARA. Sisanya terdiri dari peserta Lomba Santri TAAM, Guru TKA/TPA, pendamping, official, hingga orang tua murid.
“Kami berharap seluruh peserta mampu menunjukkan performa terbaiknya. Bawa nama baik Kota Tasikmalaya, junjung sportivitas, dan raih prestasi setinggi-tingginya,” harapnya.
Rombongan kafilah bertolak menuju lokasi perlombaan di Kabupaten Garut pada Senin sore. Pemkot Tasikmalaya berharap keikutsertaan ini terus menumbuhkan nilai religius, akhlak mulia, serta semangat belajar Al-Qur’an pada generasi muda.
(Seda)



