CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Ciamis terus memperkuat kualitas layanan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 50 orang juru masak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) langsung menjalani uji kompetensi (ujikom) usai menyelesaikan sesi pelatihan teknis.
Tim penguji profesional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) mendampingi dan menguji langsung para peserta tersebut. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Ciamis, Dase Fadlil Yusdy Mubarak, mengonfirmasi kabar ini, Sabtu (22/8/2026).
Baca Juga: Sumur Ciasihan Kampung Adat Kuta Ciamis, Mata Air Abadi yang Dipercaya Penuh Karomah
Dase menegaskan bahwa uji kompetensi bagi puluhan juru masak bertujuan untuk meningkatkan keahlian mereka agar sesuai dengan standar pengolahan makanan bergizi gratis.
“Kewajiban yang harus dapur MBG tempuh saat ini adalah juru masaknya harus berkompeten,” tegas Dase.
Dase menjelaskan, para peserta yang lulus uji kompetensi kini mengantongi kesiapan penuh untuk menjalankan tugas di dapur SPPG masing-masing.
“Peserta pelatihan dan uji kompetensi ini merupakan juru masak di SPPG yang ada di Ciamis,” ucapnya.
Targetkan Seluruh Juru Masak Dapur MBG Mengantongi Sertifikat
Saat ini Kabupaten Ciamis mengoperasikan sekitar 200 unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Pemerintah daerah menargetkan seluruh juru masak yang bertugas di ratusan dapur tersebut wajib mengantongi sertifikat resmi.
Langkah ini menjadi jaminan mutlak agar sajian Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk masyarakat selalu memenuhi standar mutu, kebersihan, dan kandungan gizi.
“Sampai saat ini sudah 100 juru masak yang telah mengikuti pelatihan dan telah bersertifikat. Sisanya juga akan mendapat pelatihan sampai semuanya bersertifikat,” ungkap Dase.
(Husen Magaraja)



