PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Polres Pangandaran bersama pemerintah daerah dan kelompok tani mengikuti penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi. Pihaknya menggelar kegiatan ini untuk mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional.
Aksi penanaman berlangsung di Bukit Nalangsa, Dusun Cigorowek, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Rabu (19/8/2026) pagi.
Baca Juga: Gempa Pangandaran, Rumah di Empang Sari Kalipucang Ambruk
Panitia pusat mengendalikan acara nasional ini dari Sembalun, Nusa Tenggara Barat. Sementara para peserta di daerah mengikuti seluruh rangkaian secara daring melalui Zoom Meeting.
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari menghadiri lokasi acara bersama Dandim 0625/Pangandaran, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Danramil 2507/Langkaplancar, dan Camat Langkaplancar. Turut bergabung jajaran PJU Polres Pangandaran, personel Sat Binmas, Kelompok Tani Mekar Jaya, serta penyuluh pertanian lapangan.
Rangkaian acara mengalir mulai dari penyampaian sambutan Camat Langkaplancar, Kepala Dinas Pertanian, dan Kapolres Pangandaran. Setelah itu, seluruh peserta menyimak Zoom Meeting penanaman bawang putih serentak secara nasional.
Selesai mengikuti sesi daring, Kapolres Pangandaran bersama unsur terkait langsung melangkah ke lahan pertanian untuk menanam bibit bawang putih di kawasan Bukit Nalangsa.
Polres Pangandaran Dukung Penuh Ketahanan Pangan Nasional
Ikrar Potawari menegaskan, keterlibatan jajaran Polres Pangandaran mencerminkan dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Polres Pangandaran mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, termasuk pengembangan komoditas bawang putih di wilayah Kabupaten Pangandaran,” ujar Ikrar.
Ikrar menggarisbawahi bahwa kolaborasi erat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani memegang peranan kunci bagi keberhasilan program pangan di daerah.
Melalui aksi nyata ini, pemerintah daerah berharap penanaman bawang putih mampu mendongkrak produktivitas lahan pertanian. Kemudian sekaligus memacu kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan harian.
(Sajidin)



