BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggandeng Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) serta Danantara untuk mengembangkan teknologi baru pengolahan sampah.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghadirkan teknologi. Yang mampu mengolah sampah dalam jumlah signifikan tanpa menimbulkan bau.
“Kalau sampah sudah pasti, insyaallah ada kabar berita baik. Saya, Pemerintah Kota Bandung, Kemenristek, Danantara. Dalam hal ini diwakili oleh CTO Pak Sigit itu bersama-sama. Akan mengembangkan sebuah teknologi baru pengolahan sampah,” kata Farhan Rabu (19/8/2026).
Baca Juga: 1.454 Narapidana di Jawa Barat Diusulkan Dapat Amnesti
Menurutnya, teknologi yang tengah dikembangkan tersebut ditargetkan mampu mengolah sampah dalam jumlah cukup besar. Selain kapasitas pengolahan, aspek lingkungan juga menjadi perhatian agar prosesnya tidak menimbulkan bau.
“Insyaallah akan bisa mengolah sampah dengan jumlah yang cukup signifikan tetapi juga tidak menimbulkan bau,” katanya.
Baca Juga: Ada Apa Kerja Sama DLH Kota Bandung dan Prosignal Terhenti?
Farhan menyebut, kerja sama tersebut akan segera dimulai. Kick-off kolaborasi antara Pemkot Bandung, Kemenristek, dan Danantara dijadwalkan berlangsung pada Jumat (21/8/2026).
“Nah ini kita lagi coba, insyaallah Jumat ini kita akan mulai kick off. Berupa kerja sama antara Kemenristek, Pemerintah Kota Bandung, dan Danantara,” ungkapnya.
Farhan berharap, teknologi baru tersebut nantinya dapat menjadi bagian dari solusi pengelolaan sampah. Sekaligus mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan dari proses pengolahan.
(Yusuf Mugni)



