PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Kasat Lantas Polres Pangandaran Polda Jabar,, AKP Firman Hidayat mengungkap kronologi kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan pada Jumat (14/8/2026) kemarin.
Peristiwa yang menewaskan satu orang itu terjadi di Jalan Raya Cijulang, Dusun Binangun, Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran.
BACA JUGA:
Sejak Juni Tak Ada Air, Warga Pangandaran Rela Tempuh 3 Km Demi Mandi dan Mencuci
Berikut kronologi lengkap kejadian berdasarkan keterangan awal petugas di lokasi:
1. Truk dari arah Parigi oleng
Mitsubishi Light Truck nomor polisi Z-9008-VA melaju dari arah Parigi menuju Cijulang. Saat melintasi Jalan Raya Cijulang di Dusun Binangun, truk diduga tiba-tiba kehilangan kendali.
2. Masuk jalur lawan dan tabrak Ayla
Karena hilang kendali, truk bergerak ke arah berlawanan. Di jalur tersebut melintas Daihatsu Ayla Z-1780-YI. Benturan keras pun terjadi antara truk dan Ayla.
3. APV dari belakang hantam Ayla
Tak berselang lama setelah tabrakan pertama, dari arah yang sama dengan Ayla muncul Suzuki APV Z-8962-WO. Karena jarak terlalu dekat, APV tidak bisa menghindar dan menabrak bagian belakang Daihatsu Ayla.
4. Korban dievakuasi
Benturan beruntun itu menyebabkan pengemudi Mitsubishi Light Truck meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka.
”Dua korban dibawa ke Puskesmas Cijulang dan satu di antaranya dirujuk ke RSUD Pandega. Satu korban lain juga mendapat perawatan di Puskesmas Cijulang,” ujar AKP Firman Sabtu, (15/8/2026).
AKP Firman mengatakan, petugas mengamankan ketiga kendaraan saat olah TKP.
BACA JUGA:
Bukan Sekadar Main di Pantai, Warga Pangandaran Justru Berburu “Harta Karun”
”Penyebab pasti masih dalam pendalaman. Sementara dugaan awal, Mitsubishi Light Truck kehilangan kendali saat melintas,” ujar AKP Firman.
Polisi juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan rangkaian kejadian.
Polres Pangandaran mengimbau pengendara agar ekstra hati-hati saat melintasi jalur Cijulang yang banyak tikungan. Kecepatan diminta dikurangi dan kondisi kendaraan dipastikan aman.
(Sajidin)



