spot_imgspot_img
Jumat 7 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Perumdam Tirta Anom Banjar Bantu Korban Kebakaran, Tagihan Air Ditunda dan Pipa Akan Diperbaiki

BANJAR,FOKUSJabar.id: Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Anom Kota Banjar menyalurkan bantuan tali asih sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak musibah kebakaran, Jumat (7/8/2026).

Para korban musibah kebakaran rumah ini ternyata merupakan pelanggan setia Perumdam Tirta Anom Kota Banjar yang telah menggunakan layanan selama belasan hingga puluhan tahun.

Baca Juga: BBWS Citanduy Gelar Gerakan Irigasi Bersih

“Ternyata korban kebakaran rumah, pelanggan setia PDAM (Perumdam Tirta Anom Kota Banjar) dari tahun 2004 dan 2017,” ucap Direktur Perumdam Tirta Anom Kota Banjar, E Fitrah Nurkamilah, saat menyerahkan bantuan bersama jajarannya.

Pihak manajemen menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan uang tunai. Bantuan itu meringankan beban ekonomi para korban pasca insiden kebakaran Rabu (5/8/2026) lalu.

Perumdam Tunda Tagihan Air dan Siapkan Perbaikan Pipa

Selain menyalurkan bahan pangan dan bantuan dana, Perumdam Tirta Anom memberi kelonggaran berupa penundaan tagihan air bagi para korban. Kebijakan ini menyikapi adanya kerusakan pada jaringan pipa saluran air di lokasi kebakaran.

Langkah ini bertujuan memberi keringanan nyata mengingat instalasi pipa belum dapat warga fungsikan secara normal.

“Jaringan pipa yang mengalami kerusakan akibat kebakaran, akan diperbaiki jika nanti akan digunakan (difungsikan) kembali lagi,” jelas Fitrah.

Korban Kebakaran Apresiasi Kepedulian Berbagai Pihak

Salah seorang korban terdampak, Iing, mengutarakan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dari jajaran Perumdam Tirta Anom Kota Banjar. Bantuan tersebut sangat membantu pemenuhan kebutuhan harian keluarga di masa pemulihan.

“Alhamdulillah, hatur nuhun bantuannya semoga bisa bermanfaat dan mudah-mudahan rumah bisa kembali dibangun sehingga bisa ditempati,” ujarnya.

Iing merasa lega karena gelombang kepedulian dan bantuan dari berbagai kalangan terus berdatangan untuk membantu warga melewati masa sulit pascabencana.

(Agus Purwadi)

spot_img

Berita Terbaru