TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Bagi warga Desa Parungponteng, jalan baru bukan sekadar jalur penghubung. Melainkan lembaran harapan baru yang di rajut bersama keringat kebersamaan antara TNI dan rakyat.
Ada pemandangan yang menghangatkan hati di bawah terik matahari Kampung Pasir Nete Desa Parungponteng. Ketika hamparan aspal hitam masih menyisakan kehangatan, derap langkah kaki warga berpadu seirama dengan seragam loreng prajurit TNI.
BACA JUGA:
Tugu Koperasi Tasikmalaya Resmi Direvitalisasi dan Jadi Cagar Budaya Nasional
Bukan lagi suara mesin penggilas atau deru truk material yang terdengar, melainkan gelak tawa, canda ringan dan dentingan alat-alat sederhana.
Satgas TMMD Ke-129 TA 2026 Kodim 0612/Tasikmalaya bersama masyarakat setempat turun tangan, bahu-membahu membersihkan sisa material dan merapikan bahu jalan demi kenyamanan bersama.
Bukan Sekadar Membangun Fisik, Ini Tentang Merawat Asa
Bagi warga, memiliki jalan yang mulus adalah mimpi lama yang akhirnya menjadi nyata. Namun, Satgas TMMD paham betul bahwa tugas mulia seorang prajurit tidak berhenti begitu saja saat roda gilas meninggalkan lokasi.
“Kami sangat menantikan jalan mulus sampai ke depan halaman rumah. Alhamdulillah mimpi itu terwujud,” kata Mak Eha, warga sekitar.
Pembangunan infrastruktur hanyalah wadah. Nyawa dari sebuah pembangunan sesungguhnya terletak pada kepedulian.
Lewat aksi bersih-bersih ini, sisa tanah, batuan dan material yang berserakan di singkirkan agar jalan desa benar-benar aman dan nyaman d ilalui anak-anak yang hendak ke sekolah atau para petani yang membawa hasil bumi.
Di sinilah makna kemanunggalan TNI dan rakyat menemukan wujud tertingginya. TNI hadir bukan sekadar sebagai pembangun, tetapi sebagai saudara yang merangkul warga untuk bersama-sama mencintai kampung halaman mereka.
Gotong Royong: Denyut Nadi yang Tak Pernah Padam
Di tengah arus modernisasi yang kerap mengikis kepedulian sosial, Desa Parungponteng membuktikan bahwa semangat gotong royong tidak pernah mati.
BACA JUGA:
Milangkala ke-394, Saatnya Tasikmalaya Meneguhkan Semangat Gotong Royong Membangun Daerah
Antusiasme warga yang membludak di sepanjang sisi jalan menjadi bukti otentik. Mereka tidak hanya duduk manis sebagai penonton atau penerima manfaat.
Dengan cangkul, sapu lidi dan semangat swadaya, warga melebur bersama Satgas TMMD, merasa memiliki setiap jengkal aspal yang terbentang.
Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim mengatakan, ruh dari TMMD ke-129 untuk membangkitkan kembali jiwa gotong royong di kalangan masyarakat.
Untuk itu, TNI selalu bersama sama dengan masyarakat melakukan berbagai kegiatan positif di lingkungan masyarakat. Rasa kebersamaan dan gotong royong terus di pupuk untuk kembali tumbuh di lingkungan masyarakat.
Program TMMD Ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya telah meninggalkan lebih dari sekadar beton dan aspal. Ia meninggalkan warisan paling berharga. Yakni, ikatan emosional yang erat.
Ketika aspal nantinya mendingin dan mengeras seiring waktu, semangat kebersamaan yang terjalin di Kampung Pasir Nete di yakini tidak akan pernah ikut memudar.
Karena pada akhirnya, jalan yang kokoh lahir dari kerja keras. Namun desa yang maju hanya bisa terwujud dari hati yang bersatu.
(Abdul Latif)



