spot_imgspot_img
Kamis 23 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Marak Begal, Pemkot Bandung Permanenkan Jam Malam Pelajar

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Jawa Barat (Jabar) memastikan kebijakan jam malam bagi pelajar akan di berlakukan secara permanen sebagai bagian dari upaya menekan angka kriminalitas.

Kebijakan tersebut juga akan di iringi dengan pembatasan aktivitas di ruang publik serta pengamanan yang lebih ketat di sejumlah titik rawan.

BACA JUGA:

Pemkot Bandung Siagakan Polisi Bersenjata di Titik Rawan Begal

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, penerapan jam malam bukan karena pelajar di anggap sebagai pelaku kejahatan. Namun melindungi pelajar agar tidak terlibat maupun menjadi korban tindak kriminal yang kerap terjadi pada malam hari.

“Untuk pelajar jam malam akan di hidupkan dan akan di tegakkan secara lebih tegas,” kata Farhan, Kamis (23/7/2026).

Farhan menjelaskan, penerapan jam malam bagi pelajar di mulai pukul 21.00 WIB. Khusus pada malam akhir pekan, pelajar masih di berikan toleransi untuk berada di luar rumah hingga pukul 00.00 WIB.

“Jam malam berlaku mulai pukul 21.00 WIB. Khusus malam akhir pekan ada toleransi sampai pukul 00.00 WIB,” katanya.

Selain mengaktifkan kembali jam malam, Pemkot Bandung juga akan membatasi aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah titik keramaian.

PKL wajib menghentikan aktivitas paling lambat pukul 00.00 WIB pada hari biasa dan di beri toleransi hingga pukul 02.00 WIB saat akhir pekan.

“PKL di beberapa titik di Kota Bandung harus selesai jam 12 malam. Dengan toleransi apabila memang sedang akhir pekan sampai pukul 02.00 WIB,” jelasnya.

Di sisi lain, Pemkot Bandung juga akan memperketat patroli dan pengamanan di enam kawasan yang di nilai rawan gangguan keamanan. Seperti kawasan Alun-alun Bandung, Jalan Braga hingga depan Pusdai.

BACA JUGA:

Marak Begal di Bandung Raya, Farhan Siapkan Rapat Khusus Bersama Polda Jabar

Langkah tersebut di lakukan untuk menekan potensi kejahatan tanpa harus menutup akses jalan.

Farhan memastikan seluruh ruas jalan di Kota Bandung tetap beroperasi selama 24 jam. Namun, aktivitas yang di nilai berpotensi menimbulkan kerawanan akan di batasi pada waktu tertentu.

“Semua jalan di Kota Bandung tetap 24 jam, tidak ada yang di tutup. Tapi ada beberapa kegiatan yang kita hentikan pada pukul 24.00 dan pada akhir pekan paling lambat pukul 02.00. Salah satunya kegiatan jualan,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru