CIAMIS,FOKUSJabar.id: Harapan belasan pengayuh becak di lingkungan Pasar Manis Kabupaten Ciamis, Jawa Barat untuk mendapatkan bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto berujung kekecewaan. Meski telah melengkapi berkas administrasi, mayoritas dari mereka justru tidak terdaftar sebagai penerima saat penyaluran bantuan berlangsung di Pendopo Bupati Ciamis, Minggu (6/9/2026).
Penyaluran program bantuan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) ini memicu tanda tanya besar pada kalangan penarik becak lokal.
Kronologi Pendataan Berkas di Pasar Manis
Salah seorang tukang becak di Pasar Manis Tarso, mengatakan bahwa ia sempat mengumpulkan data rekan-rekan profesinya. Dari proses pendataan awal, terkumpul 14 nama pengayuh becak yang biasa beroperasi di kawasan tersebut. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 orang lolos administrasi karena melampirkan fotokopi KTP dan nomor telepon, sedangkan 4 orang lainnya gugur akibat tidak menyerahkan berkas.
BACA JUGA: 155 Warga Ciamis Terima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo
Namun, setelah masa penantian tanpa kepastian informasi, Tarso terkejut saat mengetahui penyerahan bantuan sudah terlaksana. Dari 10 orang yang telah memenuhi persyaratan lengkap, hanya dua orang yang akhirnya menerima unit becak listrik, sementara Tarso dan tujuh rekan lainnya tidak mendapatkan apa-apa.
“Yang mendapatkan bantuan itu hanya dua orang, sedangkan Saya dan rekan lainnya tidak,” ujar Tarso dengan nada kecewa.
Tanggapan YGSN: Total 260 Unit di Ciamis
Menanggapi keluhan tersebut, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha YGSN, Mayjen (Purn) Firman Dahlan, menjelaskan bahwa pihak yayasan telah menyalurkan sebanyak 260 unit becak listrik di Kabupaten Ciamis berdasarkan data awal penerima.
Firman menegaskan bahwa distribusi ini sesuai dengan ketersediaan stok produksi saat ini. Pihaknya masih membuka peluang penambahan kuota bagi pengayuh becak yang belum menerima pada tahap selanjutnya, seiring dengan berjalannya proses produksi unit baru.
BACA JUGA: 155 Warga Ciamis Terima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo
“Kami (YGSN) masih membuka kemungkinan untuk menambah bantuan karena polanya sudah diterapkan di sejumlah Kabupaten lain,” katanya.
Firman menjelaskan, distribusi awal bagi penerima bantuan becak listrik di Kabupaten Ciamis bisa saja ditambah apabila produksi dan stok becak listrik sudah tersedia rencana nya masih akan ditambah lagi seperti di kabupaten lain.
“Dengan pola itu jumlah penerima di Kabupaten Ciamis masih bisa saja bertambah,” ungkapnya.
(Husen Maharaja)



