spot_imgspot_img
Rabu 8 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

2 Hektare Lahan Terbakar di Ciamis, Api Nyaris Capai SMPN 2 Banjarsari

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kebakaran hebat melanda lahan kosong seluas kurang lebih dua hektare di belakang SMPN 2 Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Rabu (8/7/2026) siang. Kobaran api yang melalap hamparan ilalang kering tersebut sempat membesar akibat embusan angin kencang hingga mengancam keselamatan bangunan sekolah di dekatnya.

Saksi mata pertama kali melihat kepulan asap dan api sekitar pukul 13.05 WIB. Saat itu, petugas keamanan SMPN 2 Banjarsari, Dede Priatna (26), yang sedang berjaga mendengar beberapa kali suara letupan keras dari arah belakang sekolah. Ketika memeriksa sumber suara, ia mendapati api sudah membakar ilalang kering dan terus meluas secara cepat.

Baca Juga: Balita 2 Tahun di Ciamis Alami Insiden Unik, Kepalanya Terjebak Kaleng Biskuit

Menyadari kobaran api kian membesar dan membahayakan lingkungan sekolah, Dede segera menghubungi Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari. Petugas menerima laporan darurat tersebut pada pukul 13.10 WIB dan langsung meresponsnya dengan mengerahkan satu unit mobil pancar ke lokasi kejadian.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, menjelaskan bahwa timnya tiba di lokasi sekitar pukul 13.20 WIB dan langsung melancarkan aksi pemadaman. Petugas memprioritaskan lokalisir area guna menghentikan laju api yang terus bergerak menuju area belakang sekolah.

“Kondisi angin saat itu cukup kencang sehingga kobaran api cepat membesar. Petugas langsung melakukan pemadaman dan mengisolasi titik api agar tidak merembet ke bangunan sekolah maupun lahan lainnya,” ujar Budi Rahmat, Rabu (8/7/2026).

Petugas Buat Jalur Penyekat Guna Jinakkan Api

Tim pemadam harus bekerja ekstra keras karena api menyebar cepat di area yang penuh dengan vegetasi kering. Selain menyemprotkan air ke titik-titik api utama, petugas juga membuat jalur pemutus fisik agar kobaran tidak terus meluas mengikuti arah angin.

Setelah berhasil mengendalikan amukan api, personel Damkar segera menyisir seluruh area yang terbakar. Langkah ini bertujuan untuk memastikan tidak ada bara api tersembunyi yang masih tersisa, sekaligus mengantisipasi munculnya kebakaran susulan.

Berdasarkan hasil pendataan terakhir di lapangan, kebakaran tersebut menghanguskan lahan seluas sekitar dua hektare. Meski melahap area yang cukup luas, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan fisik pada bangunan SMPN 2 Banjarsari.

Budi Rahmat menduga kuat bahwa aktivitas pembakaran ilalang yang pelaku tinggalkan tanpa pengawasan menjadi pemicu utama kebakaran ini. Hantaman musim kemarau membuat vegetasi di lokasi menjadi sangat kering sehingga api dengan mudah menjalar.

“Diduga ada pembakaran ilalang yang ditinggalkan. Dengan cuaca kering dan angin yang bertiup cukup kencang, api cepat merambat hingga membakar lahan yang lebih luas,” katanya mengurai kronologi penyebab.

Damkar Imbau Warga Waspada Musim Kemarau

Di samping memadamkan api, petugas juga memanfaatkan momen tersebut untuk mengimbau masyarakat luas agar tidak membakar lahan secara sembarangan atau membuang puntung rokok selama musim kemarau.

Pihak Damkar meminta warga untuk segera melaporkan setiap temuan titik api sekecil apa pun. Tujuannya agar petugas bisa melakukan penanganan lebih dini dan mencegah dampak yang lebih luas.

Aksi pemadaman ini melibatkan kerja keras dari personel Pos WMK Banjarsari. Yakni Dikri Nur Dena Tama, Nana Juliana, Nurholis, dan Uju Suparman. Tim ini juga mendapat dukungan penuh dari personel Polsek Banjarsari, anggota Tagana, serta warga sekitar.

Setelah memastikan seluruh titik api benar-benar padam sekitar pukul 15.00 WIB, petugas menyatakan situasi telah aman. Seluruh personel kemudian menarik diri dan kembali ke pos untuk melanjutkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru