BANDUNG,FOKUSJabar.id: EA Sports menggelar coaching clinic di Lapang Cozy Infini, Kota Bandung, Senin (29/6/2026), sebagai bagian dari campaign global The World’s Game yang meramaikan pesta sepak bola dunia 2026.
Sebanyak 26 anak usia 8–13 tahun ikut dalam Coaching Clinic ini dan menghadirkan suasana belajar sepak bola yang seru, inspiratif, serta dekat dengan pemain nasional.
Dua pesepakbola yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Kakang Rudianto dan Beckham Putra. Kehadiran keduanya menjadi kejutan spesial bagi para peserta,
Kehadiran dua pemain yang sering memperkuat Timnas Indonesia ini memberi pengalaman berharga bagi anak-anak untuk berinteraksi langsung sekaligus menambah semangat mereka dalam berlatih dan bermain.
BACA JUGA: Memasuki Usia 18 Tahun, Viking Sukajadi Usung Semangat “Rumingkang Paweungan Keur Persib”
Perwakilan EA Sports, Nandaka Bimantara, mengatakan melalui kegiatan ini, EA Sports menegaskan komitmennya untuk mendukung perkembangan sepak bola sejak usia dini dan mempererat koneksi dengan komunitas sepak bola di Indonesia.
“Melalui coaching clinic The World’s Game ini, kami ingin membawa semangat sepak bola dunia lebih dekat kepada anak-anak Indonesia,” ujarnya.
“Kami berharap pengalaman hari ini bisa memicu semangat, rasa percaya diri, dan kecintaan mereka terhadap olahraga ini,” ungkapnya.
Ea Sports Sepak Bola Dunia
Campaign The World’s Game sendiri menjadi bagian dari perayaan sepak bola internasional dari EA Sports dalam rangka momen besar sepak bola dunia 2026.
Beckham Putra yang hadir sebagai kejutan bagi para peserta coaching clinic, mengaku senang dengan kegiatan ini dan diharapkan menjadi penyemangat bagi pemain muda.
“Saya senang bisa hadir sebagai kejutan untuk para peserta. Semoga momen ini bisa jadi kenangan yang menyenangkan dan membuat mereka makin semangat mengejar mimpi di sepak bola,” kata Beckham.
BACA JUGA: Kontrak Rezaldi Hehanussa dengan Persib Bandung Berakhir
Sama seperti Beckham, Kakang Rudianto juga menyambut baik kegiatan dan senang bisa berbagi pengalaman dan belajar bersama adik-adik peserta.
“Sepak bola bukan hanya soal teknik, tapi juga soal kerja sama, disiplin, dan menikmati proses. Saya senang bisa berbagi tentang prinsip itu,” ungkapnya.
(Arif)



