spot_imgspot_img
Selasa 16 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BGN Akan Audit Seluruh Dapur MBG

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan menghentikan sementara pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah.

Kebijakan tersebut di umumkan sebagai bagian dari langkah evaluasi dan pembenahan menyeluruh. Terhadap pelaksanaan program yang saat ini berjalan di berbagai daerah.

Penghentian ini hanya berlaku selama periode liburan sekolah dan tidak berkaitan dengan penghentian permanen program. BGN menegaskan bahwa layanan MBG akan kembali berjalan setelah kegiatan belajar mengajar di mulai kembali pada tahun ajaran baru.

Baca Juga: Mantan Pangdam Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi AIA

Langkah tersebut di ambil dengan memanfaatkan masa jeda sekolah untuk melakukan sejumlah perbaikan. Tanpa mengganggu proses distribusi makanan kepada para siswa. Melalui evaluasi ini, pemerintah berharap kualitas pelaksanaan program dapat meningkat dan berjalan lebih optimal ke depannya.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan salah satu agenda utama selama penghentian sementara program adalah melakukan audit. Terhadap seluruh dapur penyelenggara MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Audit di lakukan untuk menilai kesiapan operasional sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang masih di temukan di lapangan.

Menurut Agustina, proses pemeriksaan tersebut di harapkan dapat menghasilkan perbaikan yang nyata sebelum siswa kembali masuk sekolah.

“Kami akan stop semua, kami akan audit semua dapur sehingga nanti mudah-mudahan ketika nanti anak-anak sudah masuk sekolah. Kita sudah lebih baik, kondisi di lapangan sudah lebih rapi,” ungkap Agustina usai rapat dengan Komisi IX DPR. Di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (15/6/2026) kemarin.

Selain audit dapur, BGN juga akan memanfaatkan masa libur sekolah untuk melakukan pembenahan terhadap sejumlah aspek pendukung pelaksanaan program.

Mulai dari tata kelola, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga evaluasi terhadap kinerja setiap SPPG. Akan menjadi bagian dari proses tersebut.

Hentikan MBG Saat Libur Sekolah

Agustina menegaskan bahwa penghentian penyaluran makanan hanya di lakukan selama masa libur sekolah berlangsung. Kebijakan tersebut di maksudkan agar proses perbaikan dapat berjalan lebih fokus dan menyeluruh.

“Iya, stop untuk yang semasa libur sekolah sambil kita membenahi,” tegasnya.

BGN juga menilai momentum liburan sekolah menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi besar-besaran tanpa mengganggu penerima manfaat.

Karena itu, seluruh dapur MBG akan menjalani pemeriksaan agar saat program kembali berjalan. Kondisi operasional di lapangan sudah lebih siap dan tertata.

“Kami memanfaatkan momentum libur sekolah untuk melakukan pembenahan. Semua dapur akan di audit sehingga ketika anak-anak kembali masuk sekolah. Kondisi di lapangan sudah lebih baik dan lebih tertata,” jelasnya.

Di samping persoalan operasional, validitas data penerima manfaat juga menjadi fokus perhatian BGN. Saat ini, lembaga tersebut tengah memperkuat sistem pendataan melalui koordinasi dengan Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin).

Basis Data Penerima manfaat

Serta berbagai kementerian dan lembaga terkait yang memiliki basis data penerima manfaat. Agustina melanjutkan, bahwa data yang akurat menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan sehingga program dapat berjalan tepat sasaran.

“Tidak mungkin kita membuat kebijakan tanpa data yang jelas.” ucapnya.

Kebijakan penghentian sementara MBG ini muncul tidak lama setelah adanya usulan dari Komisi IX DPR RI. Agar program tersebut di evaluasi selama masa libur sekolah.

Baca Juga: BGN Batasi SPPG, 1 Kecamatan 6 Dapur

BGN menegaskan bahwa keputusan yang di umumkan pada Senin, 15 Juni 2026, sepenuhnya. Di tujukan untuk kepentingan audit dan pembenahan program.

Lembaga tersebut juga memastikan langkah ini berbeda dengan informasi keliru yang sebelumnya sempat beredar mengenai penghentian MBG akibat persoalan pendanaan.

Setelah seluruh proses evaluasi dan audit selesai di lakukan. Program MBG di rencanakan kembali berjalan ketika siswa mulai memasuki tahun ajaran baru.

(Jingga Sonjaya) 

spot_img

Berita Terbaru