TASIKMALAYA,FOKUSjabar.id: Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Dicky Chandra Negara, melepas secara resmi keberangkatan Kloter 04 KJT Jemaah Haji Kota Tasikmalaya Tahun 1447 H / 2026 M. Prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat di Gedung Dakwah Islamiyah (GDI) ini mengiringi langkah ratusan jemaah menuju perjalanan spiritual di Tanah Suci, Kamis (23/4/2026).
Dalam sambutannya, Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan transformasi batin yang mendalam, bukan sekadar perpindahan fisik antarnegara. Ia mengingatkan para jemaah agar menjadikan momentum ini sebagai titik balik penguatan iman dan penyucian diri.
Baca Juga: Kementan Setujui Usulan Infrastruktur Pertanian Tasikmalaya
“Ibadah haji merupakan perjalanan hati. Setiap doa yang jemaah panjatkan di sana membawa harapan besar untuk meraih predikat haji mabrur,” ujarnya.
Pesan Penting bagi Para Jemaah
Sebagai pemimpin daerah, Ia memberikan sejumlah arahan strategis agar para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan optimal:
- Menjaga Kondisi Fisik: Jemaah wajib memprioritaskan kesehatan guna menghadapi perbedaan cuaca ekstrem di Arab Saudi.
- Menjaga Kekhusyukan: Dicky meminta jemaah menanggalkan atribut duniawi agar fokus sepenuhnya pada aktivitas ibadah di Baitullah.
- Mendoakan Daerah Asal: Ia menitipkan permohonan doa agar jajaran Pemerintah Kota Tasikmalaya selalu amanah dalam melayani publik serta membawa keberkahan bagi seluruh warga.
“Kami mendoakan agar seluruh jemaah mendapatkan kelancaran serta perlindungan dari Allah SWT, hingga nanti kembali ke tanah air dengan selamat,” tambahnya di hadapan para jemaah yang tampak terharu.
Keberangkatan Menuju Tanah Suci
Keberangkatan Kloter 04 KJT ini menjadi bagian krusial dari penyelenggaraan musim haji tahun 2026 di Kota Tasikmalaya. Panitia memastikan pengawalan ketat dan organisasi yang rapi untuk menjamin kenyamanan seluruh rombongan selama di perjalanan.
Iring-iringan bus yang membawa para “Tamu Allah” tersebut mulai meninggalkan area GDI dengan iringan lambaian tangan dan doa dari keluarga yang mengantar. Momen ini kembali mempertegas kedekatan emosional dan religius masyarakat Tasikmalaya dalam mendukung warga yang terpanggil menunaikan rukun Islam kelima.
(Abdul Latif)


