spot_imgspot_img
Kamis 23 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Labkesda Banjar Dituntut Kejar Target PAD, DPRD Angkat Bicara

BANJAR,FOKUSJabar.id: Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Banjar kembali di tuntut meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi dengan target Rp65 juta per tahun.  

Kepala Labkesda Kota Banjar II, Samsu, menyebut capaian PAD tahun 2025 hanya 86 persen, turun di banding 2024 yang sempat melampaui target hingga 123 persen berkat pemeriksaan kesehatan calon jamaah haji.

“Tahun ini kami berharap bisa melampaui target, apalagi awal Januari sudah ada MoU dengan Dinas Kesehatan,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).  

Baca Juga: Tepis Intervensi Barang Terlarang, Zero HALINAR Harga Mati di Lapas Banjar

Meski begitu, Samsu mengakui layanan masih terbatas pada program prolanis dengan kriteria tertentu. Dari 64 faskes di Kota Banjar, sebagian besar sudah tercover laboratorium swasta.

“Kami plat merah juga di tuntut PAD, tapi tetap mengedepankan pelayanan prima,” tegasnya.  

Labkesda kini mengklaim lebih siap dengan SDM dan peralatan terakreditasi. “Meski terkendala anggaran, kami akan memaksimalkan pelayanan agar masyarakat mendapat yang terbaik,” tambah Samsu.  

Baca Juga: Pemkot Banjar Gerak Cepat Sambut Program Cadangan Pangan Nasional

Ketua Komisi II DPRD Kota Banjar, Rossi Hernawati, menegaskan pihaknya mendukung upaya Labkesda mengejar target PAD, namun mengingatkan agar kualitas layanan tidak di korbankan.

“Labkesda punya modal SDM dan peralatan terakreditasi. Kerja sama dengan Dinas Kesehatan dan faskes harus di perluas. Pemerintah juga wajib memberi dukungan anggaran agar Labkesda tidak hanya di tuntut PAD tinggi tapi terbatas operasional,” katanya.  

Rossi memastikan Komisi II akan mengawal agar Labkesda tetap fokus pada pelayanan prima sekaligus berkontribusi pada peningkatan PAD daerah.  

(Budiana Martin)

spot_img

Berita Terbaru