BANJAR,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar bergerak cepat menyambut program strategis Kementerian Pertanian (Kementan) mengenai penguatan cadangan pangan nasional. Langkah proaktif ini menyusul rapat koordinasi kepala daerah yang membahas alokasi tambahan anggaran pusat sebesar Rp12 triliun untuk sektor irigasi, bantuan bibit, alat mesin pertanian (alsintan), hingga peternakan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjar, Yoyon Cuhyon, menjelaskan bahwa pemerintah daerah menempatkan perbaikan infrastruktur pengairan sebagai prioritas tertinggi. Pemkot Banjar mengusulkan pembenahan 67 titik irigasi tersier yang tersebar di empat kecamatan, terutama pada area sawah tadah hujan dan jaringan irigasi teknis yang telah rusak.
Baca Juga: Jalur Alternatif Sukamukti-Hegarsari Amblas, Dinas PUTR Banjar Lakukan Kajian
“Kami menargetkan perbaikan 67 titik irigasi ini mampu menambah indeks tanam sawah serta meningkatkan produktivitas petani secara signifikan,” ungkap Yoyon, Selasa (21/4/2026).
Diversifikasi Bantuan dan Modernisasi Alat
Selain fokus pada air, Pemkot Banjar mengajukan bantuan bibit kelapa sebanyak 1.120 batang untuk mengoptimalkan lahan seluas 12 hektare. Guna mendukung modernisasi pertanian, pemerintah daerah juga menyusun daftar kebutuhan alsintan secara mendalam.
Usulan tersebut mencakup pengadaan pompa air, traktor roda dua, kultivator, mesin tanam padi dan jagung, hingga mesin perontok serta pemipil hasil panen. Kehadiran alat-alat modern ini diharapkan mampu menekan biaya produksi dan mempercepat masa kerja petani di lapangan.
Strategi Jangka Panjang Sektor Peternakan
Tak berhenti di sektor tanaman pangan, Pemkot Banjar mulai merancang program peternakan untuk tahun anggaran 2027. Terdapat tiga agenda utama yang menjadi usulan prioritas:
- Pembangunan Pasar Hewan: Memperkuat ekonomi di wilayah perbatasan.
- Rehabilitasi Pos Kesehatan Hewan: Menjamin keamanan dan kesehatan ternak warga.
- Peningkatan Fasilitas Rumah Potong Hewan (RPH): Menjaga kualitas produk pangan asal hewan.
Yoyon menegaskan bahwa seluruh usulan tersebut merupakan satu kesatuan strategi untuk mewujudkan kemandirian pangan. Ia berharap seluruh bantuan dari pemerintah pusat dapat menciptakan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani dan peternak di Kota Banjar.
(Budiana Martin)



