BANDUNG,FOKUSJabar.id: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyiapkan ajang olahraga lari bertajuk Isola Fun Run 2026 sebagai upaya mendorong gaya hidup sehat sekaligus mempererat silaturahmi antara sivitas akademika, alumni, dan masyarakat.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 11 April 2026 dengan melibatkan peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, alumni, hingga masyarakat umum.
Baca Juga: Anton Sukartono Suratto: Kasus TPPO Harus jadi Pelajaran
Rektor UPI, Prof. Didi Sukyadi, menilai olahraga lari menjadi aktivitas yang mudah dilakukan sekaligus terjangkau oleh berbagai kalangan. Melalui kegiatan tersebut, UPI ingin mendorong sivitas akademika untuk lebih aktif bergerak agar terhindar dari berbagai penyakit yang banyak muncul di era modern.
“Lari merupakan olahraga yang sederhana dan murah. Dengan kegiatan seperti ini, sivitas akademika bisa lebih aktif bergerak sekaligus menjaga kesehatan,” ujar Prof. Didi, Sabtu (7/3/2026).
Ia menambahkan, Isola Fun Run 2026 juga menjadi momentum mempererat hubungan antara sivitas akademika UPI, alumni, serta masyarakat sekitar kampus.
Menurutnya, konsep kegiatan mengusung fun run sehingga peserta tidak terlalu terbebani target waktu, meskipun panitia tetap menetapkan cut off time (COT).
“Acara ini menyeimbangkan unsur fun dan run. Peserta bisa berolahraga sambil menikmati kebersamaan sehingga kesehatan fisik dan mental sama-sama terjaga,” katanya.
Selain mendorong gaya hidup sehat, kegiatan ini juga bertujuan menambah dana abadi UPI. Saat ini, dana abadi kampus tersebut masih berada di bawah Rp100 miliar.
Penggalangan Dana
Dana tersebut dimanfaatkan untuk membantu mahasiswa kurang mampu, mendukung kegiatan riset, hingga meningkatkan kesejahteraan dosen.
“Yang kami gunakan dari dana abadi hanya manfaatnya, bukan pokoknya. Karena itu kami terus mencari berbagai cara untuk memperkuat dana lestari UPI, salah satunya melalui kegiatan fun run ini,” jelas Prof. Didi.
Gagasan penyelenggaraan Isola Fun Run 2026 muncul dari Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) bersama Ikatan Alumni FPBS UPI.
Dekan FPBS UPI, Prof. Wawan Gunawan, menyebut kegiatan ini menjadi langkah awal fakultas dalam berkontribusi terhadap pengembangan kampus.
“Kami bersama IKA fakultas ingin mengundang para alumni untuk kembali bersilaturahmi sekaligus mencari cara berkontribusi bagi kampus. Dari situlah muncul ide menggelar fun run,” ujarnya.
Ketua IKA FPBS UPI, Gusmanto, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat hubungan emosional maupun kelembagaan antara alumni, sivitas akademika, dan masyarakat.
Ia menyebut waktu penyelenggaraan yang berdekatan dengan momentum Lebaran juga memberi nuansa silaturahmi yang lebih kuat.
“Waktunya kami pilih setelah Lebaran sehingga suasana silaturahmi masih terasa. Ini juga menjadi ajang ‘pulang kampus’ bagi para alumni,” katanya.
Panitia merancang rute lari dengan titik start di Kampus UPI, Jalan Setiabudi, Kota Bandung. Peserta kemudian berlari menuju arah utara melewati Jalan Sersan Bajuri dan kawasan Pondok Hijau sebelum kembali dan finis di Gymnasium UPI.
Event organizer kegiatan, Nurlaela, menargetkan sekitar 1.500 peserta mengikuti ajang ini.
Panitia membuka pendaftaran dengan biaya Rp200 ribu bagi sivitas akademika dan alumni UPI, serta Rp250 ribu bagi masyarakat umum.
Setiap peserta akan memperoleh race pack berupa kaus, medali, minuman, serta makanan saat mencapai garis finis.
“Selain itu, kami juga menyiapkan hiburan di sepanjang rute lari serta special performance dan door prize di area finis,” ujar Nurlaela.
(Ageng)


