BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ketombe merupakan salah satu gangguan kulit kepala yang paling sering di alami masyarakat. Serpihan putih yang jatuh ke bahu atau menempel di rambut kerap menimbulkan rasa tidak nyaman.
Meski umum terjadi, kondisi ini bukan sekadar persoalan kebersihan.
BACA JUGA:
Menggali Manfaat Luar Biasa Anggur Hitam untuk Kesehatan
Dalam dunia medis, ketombe di pahami sebagai percepatan proses pergantian sel kulit di kulit kepala. Ketika sel-sel mati terlepas lebih cepat dari biasanya, serpihan menjadi terlihat jelas.
Kondisi tersebut umumnya tidak berbahaya. Namun dapat berlangsung lama dan berulang jika tidak di tangani dengan tepat.
Sejumlah penelitian dermatologi menunjukkan bahwa keseimbangan minyak, mikroorganisme alami serta kondisi kesehatan individu berperan dalam munculnya ketombe.
Berikut beberapa faktor yang kerap menjadi pemicu:
- Pertumbuhan jamur Malassezia yang tidak terkendali, memicu iritasi dan pengelupasan berlebihan.
- Produksi minyak berlebih di kulit kepala yang menciptakan lingkungan ideal bagi jamur.
- Kulit kepala kering, menghasilkan serpihan kecil yang menyerupai ketombe.
- Dermatitis seboroik, peradangan yang di tandai kemerahan dan sisik lebih tebal.
- Sensitivitas terhadap produk perawatan rambut, terutama yang bersifat iritatif.
- Tekanan psikologis dan gaya hidup kurang sehat, termasuk kurang tidur dan pola makan tidak seimbang.
Penanganan ketombe perlu di sesuaikan dengan penyebabnya agar hasilnya optimal.
Berikut langkah yang dapat di lakukan:
- Memakai sampo khusus antiketombe dengan kandungan antijamur seperti zinc pyrithione, ketoconazole, selenium sulfide, atau ciclopirox.
- Menggunakan formula dengan salicylic acid atau coal tar untuk membantu mengangkat sel kulit mati.
- Membersihkan rambut secara rutin, khususnya bagi pemilik kulit kepala berminyak.
- Menghentikan penggunaan produk yang memicu iritasi, dan beralih ke formula yang lebih lembut.
- Menjaga pola hidup sehat, termasuk mengelola stres dan memenuhi kebutuhan nutrisi.
- Berkonsultasi dengan dokter kulit apabila kondisi tidak membaik setelah perawatan mandiri.
BACA JUGA:
Rekomendasi Potongan Rambut Pria Yang Hits 2023
Dengan memahami penyebab serta memilih langkah yang tepat, ketombe dapat di kendalikan.
Konsistensi dalam perawatan menjadi faktor penting untuk menjaga kesehatan kulit kepala secara berkelanjutan.
(Jingga Sonjaya)


