spot_imgspot_img
Jumat 8 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tahun 2025, Bencana Hingga Kasus Hukum Warnai Kota Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung Muhammad Farhan merefleksikan bahwa tahun 2025. Merupakan awal kepemimpinannya yang penuh dengan tantangan dan menjadi fase pembelajaran penting bagi Pemkot Bandung.

Farhan mengatakan, sepanjang 2025 dia menghadapi berbagai ujian yang cukup lengkap, mulai dari bencana, kerusuhan, hingga persoalan hukum.

Menurutnya, dinamika tersebut menjadi pengalaman berharga dalam memahami cara menghadapi berbagai persoalan kota.

Baca Juga: Monitoring Malam Tahun Baru, Farhan Pastikan Bandung Aman dan Terkendali

“Saya kira ini tahun pertama saya menjadi wali kota. Ujiannya sudah komplet, dari masalah bencana, kerusuhan, hingga hukum. Tahun 2025 menjadi tahun pembelajaran,” kata Farhan Kamis (1/1/2026).

Farhan menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, khususnya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Yang di nilai sangat solid dalam menjaga stabilitas Kota Bandung.

Dukungan tersebut datang dari kepolisian, TNI tiga matra, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, hingga Badan Intelijen Negara (BIN).

Memasuki 2026, Farhan menyebut evaluasi paling utama dari tahun sebelumnya adalah pentingnya penguatan pembenahan permukiman dan kewilayahan melalui Program Prakarsa.

Selain itu, pengamanan dan penanganan bencana akan terus diperkuat melalui peran Forkopimcam, terutama dalam aspek deteksi dini dan penjagaan dini.

“Itu yang benar-benar kita pelajari selama 2025. Alhamdulillah, setiap kali terjadi bencana di Kota Bandung, semuanya bisa kita tangani dengan baik,”katanya.

Baca Juga: Jelang Tahun Baru, Pemkot Bandung Kerahkan Personel Lintas Intansi

Selain itu, dari sektor pembangunan, Pemkot Bandung mulai melakukan pembenahan terhadap 17 ruas jalan utama. Yang memiliki tingkat kepadatan tinggi sekaligus menjadi jalur wisatawan.

Farhan menegaskan, pembangunan infrastruktur ini sejalan dengan fokus pengembangan pariwisata Kota Bandung, khususnya wisata MICE dan sport tourism.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan kerja sama Antar forkopimda. Bahkan hingga tingkat provinsi, mengingat kompleksitas persoalan kota yang tidak dapat di tangani secara mandiri.

“Kerja sama ini menjadi pelajaran paling penting dari tahun 2025 menuju 2026,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru