BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar) tengah melakukan penyelidikan epidemiologi atas di temukannya subvarian XBB Covid-19 di laboratorium sekolah tinggi ilmu hayati ITB.
“Betul, di temukan subvarian XBB Covid-19,” kata pelaksana tugas (Plt) Dinkes Kota Bandung Anhar Hadian, Rabu (16/11/2022).
BACA JUGA: Wali Kota Bandung Bimbang Dengan Inpres Pengadaan Mobil Listrik
Menurut Anhar Hadian, temuan tersebut di peroleh setelah salah seorang warga memeriksakan diri di laboratorium pada bulan November lalu.
Sementara pihaknya belum mendapatkan identitas lainnya.
“Kita masih kroscek penyelidikan epidemiologi,” ucapnya.
Anhar menyebut, kasus Covid-19 di Kota Bandung saat ini mencapai 1.000 kasus. Namun belum di pastikan penyebab kenaikan kasus di pengaruhi oleh subvarian XBB.
“Poin pentingnya kasus sedang naik, penularan sedang terjadi hari ini hampir mendekati 1.000,” ujarnya.
Sementara, keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19 di Kota Bandung naik mencapai 21 persen lebih.
Karena itu, kewaspadaan perlu di tingkatkan. Terlepas dari XBB atau bukan.
BACA JUGA: Kasus Covid-19 Meningkat, Mobilitas Masyarakat Kota Bandung Kembali Dibatasi
Anhar menambahkan, penyelidikan subvarian XBB dapat di lakukan di laboratoriun Kesehatan Daerah Provinsi Jawa Barat.
Pihaknya menduga, kasus subvarian banyak. Namun belum teridentifikasi.
“Belum di pastikan apakah karena XBB. Kita punya keterbatasan kalau memeriksa Covid-19 XBB. Mungkin saja banyak, cuma tidak teridentifikasi,” pungkasnya.
(Yusuf Mugni/Bambang Fouristian)



