BANDUNG,FOKUSJabar.id: Metro Jabar Trans terus memperluas jangkauan layanan transportasi publik di Kota Bandung melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Kali ini, operator transportasi tersebut menghadirkan booth pelayanan interaktif di pusat keramaian guna memberikan kemudahan akses informasi bagi warga urban.
Program jemput bola ini akan berlangsung selama lima hari, mulai Senin, 20 April 2026 hingga Jumat, 24 April 2026. Masyarakat dapat mengunjungi booth yang berlokasi di area depan lift lantai 1 Braga Citywalk tersebut mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.
Baca Juga: Wali Kota Bandung Kerahkan 4.000 Personel dalam Gerakan Sapu-Sapu Bandung
Petugas di lapangan fokus melayani pendaftaran serta aktivasi tarif khusus bagi kelompok prioritas. Program ini menyasar kalangan pelajar, mahasiswa, penyandang disabilitas, serta lansia guna mewujudkan akses transportasi yang lebih inklusif dan terjangkau di Jawa Barat.
Fasilitas Menarik dan Layanan Khusus
Selain layanan aktivasi tarif, Metro Jabar Trans menyiapkan berbagai fasilitas tambahan untuk menarik minat pengunjung. Para ibu hamil dapat melakukan pendaftaran PIN khusus guna mendapatkan prioritas saat menggunakan armada transportasi publik.
Guna menghidupkan suasana, booth ini juga menyediakan berbagai permainan interaktif dan pembagian merchandise secara gratis. Tak hanya itu, panitia membagikan kartu uang elektronik dengan desain khusus sebanyak 10 keping setiap harinya bagi pengunjung yang datang lebih awal.
Panduan Rute Menuju Lokasi
Masyarakat dapat menjangkau lokasi kegiatan dengan memanfaatkan berbagai rute transportasi publik yang tersedia:
- Koridor 2: Melayani rute Kota Baru Parahyangan – Alun-alun Bandung (Turun di Halte Lembong).
- Koridor 4: Melayani rute Leuwipanjang – Dago (Turun di Halte Balai Kota atau Bank Indonesia).
- Feeder 1: Melayani rute Simpang Soetta Kiaracondong – Pasar Baru ABC (Turun di Halte Jalan Braga Gang Cikapundung atau Halte Suniaraja Braga).
Melalui inisiatif ini, Metro Jabar Trans berharap warga semakin akrab dengan jaringan rute yang tersedia. Pendekatan persuasif ini bertujuan mendorong masyarakat untuk beralih ke moda transportasi massal demi menciptakan mobilitas kota yang lebih efisien, nyaman, dan berkelanjutan.
(Jingga Sonjaya)



