spot_imgspot_img
Sabtu 16 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

‎Aquarium Indonesia Pangandaran Hadirkan Wisata Interaktif Biota Laut dan Konservasi

PANGANDARAN,FOKUSJabr.id: Wisatawan dan rombongan pelajar memadati Aquarium Indonesia Pangandaran selama masa libur panjang, Sabtu (16/5/2026). Destinasi ini sukses menarik minat pengunjung lewat sajian wisata interaktif yang mengenalkan biota laut sekaligus mengampanyekan konservasi lingkungan.

Wahana feeding show atau atraksi pemberian makan biota laut menjadi salah satu magnet utama yang paling memikat pengunjung. Setiap pukul 11.00 WIB dan 15.00 WIB, puluhan wisatawan langsung menyemut di depan akuarium raksasa untuk menyaksikan aksi penyelam menyuapi kawanan hiu dan penyu dari dalam air.

Baca Juga: Libur Panjang, Polisi Perketat Pengamanan Pantai Pangandaran

Anak-anak pun spontan bersorak antusias saat sekumpulan ikan berenang mendekati penyelam. Sementara itu, para orang tua tampak sibuk mengabadikan momen langka tersebut menggunakan kamera ponsel mereka.

Kampanyekan Bahaya Sampah Plastik bagi Penyu

Bagian Operasional Aquarium Indonesia Pangandaran, Noviandry Rahmawan, menegaskan bahwa pihaknya tidak sekadar menjual hiburan visual. Pengelola mengemas tempat wisata ini sebagai ruang belajar agar pengunjung memahami ekosistem laut dan pentingnya menjaga kebersihan alam.

“Sampah plastik yang kita buang sembarangan membawa dampak buruk yang sangat besar bagi biota laut. Penyu, misalnya, sering mengira kantong plastik sebagai ubur-ubur yang merupakan makanan alami mereka. Ketika penyu memakan plastik tersebut, kesehatan dan keselamatan mereka langsung terancam,” jelas Noviandry.

Pihak pengelola secara konsisten menyelipkan pemahaman ekologis ini kepada rombongan pelajar, mulai dari tingkat TK hingga SMA yang datang berkunjung. Melalui edukasi visual ini, pengelola berharap generasi muda memiliki kesadaran tinggi untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Hadirkan Akuarium Unik dari Mobil Bekas

Selain mengamati satwa dari balik kaca, pengunjung dapat mengeksplorasi berbagai wahana interaktif yang tersebar di beberapa area:

  • Akuarium Silinder: Menampilkan keindahan terumbu karang dan fenomena gerakan kompak kawanan ikan (schooling fish).
  • Zona Air Tawar 3R (Reduce, Reuse, Recycle): Mengusung konsep ramah lingkungan dengan menyulap barang bekas, seperti mobil tua, menjadi wadah akuarium yang artistik.
  • Touch Pool (Kolam Sentuh): Memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk menyentuh langsung hiu bambu dan penyu secara aman. “Hiu bambu ini memiliki sifat yang pasif dan ramah, sehingga anak-anak sangat menyukai area ini,” tambahnya.

Kenalkan Sejarah Maritim Nusantara

Aquarium Indonesia Pangandaran juga memperkaya fasilitasnya dengan menyediakan ruang museum sejarah. Tempat ini menyimpan puluhan artefak berharga dari muatan kapal tenggelam peninggalan abad ke-13 hingga ke-14.

Melalui kerja sama dengan kementerian terkait, museum ini berfungsi sebagai sarana pengenalan sejarah maritim serta kejayaan jalur perdagangan rempah Nusantara masa lampau. Tak hanya itu, tiket masuk reguler sudah mencakup fasilitas modern seperti wahana Sketch Aquarium dan teknologi virtual reality (VR) menyelam bawah laut.

Noviandry menambahkan bahwa angka kunjungan wisatawan rombongan tahun ini melonjak tajam dibanding tahun sebelumnya. Arus wisatawan sebagian besar mengalir dari wilayah Bandung, Tasikmalaya, Cilacap, hingga beberapa daerah di Jawa Tengah.

Untuk menarik minat dunia pendidikan, pengelola menyediakan tarif khusus bagi rombongan sekolah yang sudah mencakup fasilitas pemandu gratis tanpa biaya tambahan. Pengelola optimistis dapat terus mengembangkan destinasi ini melalui penambahan wahana baru, pengayaan koleksi biota, serta peningkatan kualitas SDM pengelola.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru