BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Bandung akan membangun Kolam Parkir Air dan menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung. Kolam Parkir Air merupakan bentuk upaya Pemkot Bandung untuk mengantisipasi banjir bandang yang kerap terjadi. Kolam Parkir Air ini nanti berfungsi untuk menahan volume aliran air dari atas serta menyebarkannya dalam volume kecil.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Didi Ruswandi mengatakan banjir yang menerjang wilayah Bandung sebagian besar dikarenakan volume air yang besar dari sungai yang berhulu di wilayah Kabupaten Bandung dan Bandung Barat. Untuk itu diperlukan sebuah tempat yang dapat menampung air.
“Sebagian besar dipengaruhi hujan di luar Kota Bandung. Pada 2011 dan 2012 ada kajian induk sungai di Cinambo hujan dua tahun bisa banjir idealnya sebetulnya 20 tahun. Kita harus banyak menangkap air supaya tidak langsung ke sungai,” kata Didi, Minggu (5/5/2019).
Lokasi ruang terbuka hijau tersebut, lanjut Didi berada di tempat milik Pemkot Bandung seluas 5 hektare. Dikarenakan belum adanya anggaran maka untuk pembangunan dan perawatan akan dilakukan secara swakelola.
“Ada lahan milik pemkot dekat dengan sungai Ciloa dan Cihampelas, karena anggaran belum ada jadi swakelola dulu dengan dua dinas. Kami akan cari hibah ekologisnya.
Selain berfungsi sebagai penampung air, nantinya kolam retensi itu pun diharapkan bisa digunakan masyarakat sebagai lokasi wisata.
” Kebetulan DPKP3 juga butuh ruang publik, jadi bukan hanya kolam retensi tapi kolam rendam. Disana air nya bersih dan bisa dijadikan ruang publik,” pungkasnya.
(Vetra)


