BANDUNG, FOKUSJabar.id : Tim bola voli indoor puteri Kharisma Kota Bandung berhasil menggagalkan ambisi PBV Popsi Kabupaten Bogor untuk menyandingkan gelar juara di kelompok usia (KU) 2002 dan 2005 pada Kejuaraan Nasional Bola Voli Indoor Puteri ‘Bahana Bina Pakuan-Gubernur Jabar Cup 2018’.
Pada Senin (31/12/2018) malam di GOR Saparua Kota Bandung, Kharisma Kota Bandung berhasil mengalahkan Popsi Kabupaten Bogor dengan skor ketat 3-2 (25-17, 11-25, 25-20, 21-25, 15-12) di laga final KU-2002.
Diperkuat pemain yang mengantarkan Kharisma ke Divisi Utama Livoli 2019, klub bola voli milik Stefanus Sarwo ini tampil dominan di set pertama. Spike keras dari Vera Mayola, Malika Tabira, maupun quick spike sang kapten Hanifa Nahda mampu mendulang poin demi poin.
Setelah memenangkan set pertama dengan skor 25-17, Hanifa Nahda dan kolega justru balik ditekan Popsi Kabupaten Bogor di set kedua. Spike keras pemain andalan Popsi Kabupaten Bogor, Nazwa beberapa kali gagal dibendung dan menghasilkan poin. Alhasil, set kedua direbut Popsi Kabupaten Bogor dengan skor 25-11.
Di set ketiga, anak-anak Kharisma kembali bangkit. Pertandingan pun kembali dikuasai anak asuh legenda bola voli, Yulianingsih. Vera, Malika maupun Hanifa berjubaku merebut poin demi poin. Baik melalui spike maupun poin block sehingga set ketiga kembali menjadi milik Kharisma dengan skor 25-20.
Unggul 2-1 dan sempat diambang juara setelah unggul lima poin dalam perebutan angka, anak-anak Kharisma Kota Bandung justru gagal menjaga konsentrasi dan keunggulan. Hasilnya set keempat direbut Popsi Kabupaten Bogor dengan skor 25-21 sekalihus memaksa laga dilanjutkan ke set leima.
Pada set penentua, Kharisma semnpat tertinggal dalam perolehan angkla. Namum secara perlahan. bisa mengejar perolehan angka dan kelghus menutup set lima dengan skor 15-12.
“Anak-anak membutuhkan waktu pemulihan yang cukup lama sehingga saat bermain terlilah masih kelelahan. Selain itu, mereka terlalu ingin cepat-cepat menyelesaikan jadi meski kita sudah unggul 5 poin masih bisa dikejar dan justru kalah di set set 4. Tapi kita bersyukur dengan raihan ini dan penampilan anak-anak ada progres yang baik,” ujar Pelatih Kharisma Kota Bandung, Yuliningsih usai laga.
KetuaPBV Kharisma Kota Bandung, Stefanus Sarwo mengaku cukup puas dengan penampilan para atlet di lapangan. Mereka mampu tampil semangat dan memperlihatkan daya juang tinggi.
“Ini menjadi bukti dari pembinaan yang kita lakukan. Sebagian besar pemain yang berlaga hari ini, merupakan pemain junior yang ikut meloloskan Kharisma ke Divisi Utama Livoli 2019. Dan mereka murni hasil binaan kita,” tegas Sarwo.
Sementara di KU 2005, gelar juara diraih tim bola voli puteri Popsi Kabupaten Bogor. Di babak final, tim Popsi Kabupaten Bogor berhasil mengalahkan BMP Kabupaten Bekasi melalui pertandingan empat set dengan skor akhir 3-1 (25-21, 26-24, 19-25, 25-16).
(ageng/bam’s)


