BANDUNG,FOKUSJabar.id: Persib Bandung membawa pulang kemenangan krusial usai menundukkan Persija Jakarta pada pekan ke-32 Super League 2025/26. Bertanding di Stadion Segiri Samarinda, Minggu (10/5/2026), Maung Bandung mengunci skor 2-1 melalui perjuangan sengit hingga menit akhir.
Kemenangan ini memantapkan posisi PERSIB di puncak klasemen sementara dengan koleksi 75 poin. Hasil pahit bagi Persija ini sekaligus menutup peluang mereka untuk bersaing dalam perebutan gelar juara musim ini.
Baca Juga: Persib Bangkit Kalahkan Persija 2-1 pada Pekan Ke-32 Super League 2025/2026
Respons Cepat Adam Alis
Persija sebenarnya mengambil inisiatif serangan lebih dulu dan unggul lewat gol Alaaeddine Ajarie pada menit ke-19. Gol tersebut sempat memberikan tekanan psikologis bagi lini belakang PERSIB karena Persija tampil sangat percaya diri menguasai permainan.
Namun, Maung Bandung segera menunjukkan mentalitas juaranya. Adam Alis mencetak gol penyeimbang pada menit ke-28 sebelum kembali membobol gawang lawan sepuluh menit kemudian. Dua gol Adam Alis sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1 yang bertahan hingga turun minum.
Ketangguhan Teja Paku Alam di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, ritme pertandingan berubah total. Persija tampil lebih agresif dan membombardir lini pertahanan PERSIB demi mencari gol penyama kedudukan. Di sinilah kualitas Teja Paku Alam menjadi pembeda.
Fabio Calonego sempat mengancam lewat tendangan keras pada menit ke-50, namun bola masih melebar. Tak lama berselang, Teja menunjukkan ketenangannya dengan mementahkan peluang terbuka Alaaeddine serta menepis tendangan jarak dekat Eksel Runtukahu pada menit ke-57.
Tensi pertandingan semakin memanas saat wasit asal Uzbekistan, Firdavs Norsafarov, mengeluarkan kartu kuning untuk Federico Barba dan pelatih Bojan Hodak. Meski berada dalam tekanan tinggi, Teja tetap menjadi sosok sentral di bawah mistar. Ia melakukan penyelamatan spektakuler dengan menepis tendangan keras Alaaeddine dari luar kotak penalti hanya menggunakan ujung jarinya.
Amankan Peluang Juara
Persija terus menggempur area pertahanan PERSIB melalui Allano dan Bruno Tubarao pada masa tambahan waktu enam menit. Namun, kedisiplinan barisan belakang dan ketangguhan Teja memastikan gawang PERSIB tetap aman hingga peluit panjang berbunyi.
Performa gemilang Teja dalam laga ini memperpanjang catatan apiknya sepanjang musim, termasuk aksinya yang mencuri perhatian di ajang ACL 2 2025/2026. Ketangguhan lini belakang ini menjadi modal besar bagi PERSIB untuk terus menjaga peluang meraih trofi juara Super League musim ini.
(Jingga Sonjaya)


