spot_imgspot_img
Selasa 3 November 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Satria Budi Dilantik jadi Pj Sekda Garut, Ini Harapan PM Gatra

GARUT, FOKUSJabar.id: Pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar), Satria Budi pada Senin (2/11/2026) disambut dengan harapan baru dari Paguyuban Masyarakat Garut Utara (PM Gatra).

Satria Budi menggantikan Nurdin Yana yang purnatugas setelah 35 tahun mengabdi.

BACA JUGA:

Bupati Garut Angkat 3 CPNS, Tekankan Pengabdian

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PM Gatra, Dede Salahudin mengucapkan selamat sekaligus titipan harapan kepada Pj Sekda.

Menurutnya, jabatan yang di emban Satria Budi memiliki peran strategis di tengah tantangan fiskal 2027 dan perjuangan DOB Garut Utara.

Pihaknya berharap, tata kelola pemerintahan dan pembangunan lebih baik, terprogram dan terstruktur. Sehingga sangat terasa pelayanan dan pembangunan oleh seluruh warga. Khususnya masyarakat Garut Utara.

“Dan tentunya sangat diharapkan terjalin komunikasi dan perhatian terhadap perjuangan masyarakat Garut Utara,” ungkap Dede Salahudin, Selasa (3/11/2026).

Sekjen PM Gatra menyampaikan bahwa berdasarkan kajian LPPM Unpad, Garut Utara memperoleh skor 451 poin dan 400 poin dengan kategori sangat layak sebagai Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB).

Pihaknya berharap Pj Sekda mengawal penyusunan Kajian Akademik Penetapan Kawasan Ibu Kota, RTRW dan RDTR CDOB Garut Utara, Masterplan Ibu Kota dan Grand Design Garut Utara.

PM Gatra juga mendorong Pj Sekda membentuk Tim Persiapan Kabupaten Garut Utara dan Kawasan Industri Garut Utara yang terintegrasi dengan jalur nasional Bandung-Tasikmalaya, Stasiun Cibatu dan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci).

Tak hanya itu, Dia juga berharap Pj Sekda menjadi jembatan untuk pemerataan pembangunan dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Garut yang berada di urutan ke-26 dari 27 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat.

BACA JUGA:

Satria Budi Dilantik Bupati jadi Pj Sekda Garut

“Selamat bertugas kepada Pak Satria Budi. Ini bukan tentang memisahkan, tapi mendekatkan pelayanan dan memperluas kesejahteraan. Mulia Jalmana, Makmur Lemburna,” pungkas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Di sisi laon, Bupati Garut menyampaikan, Pj Sekda menghadapi sejumlah tugas. Terutama dalam menyusun perencanaan pembangunan dan anggaran tahun 2027.

Pada tahun tersebut, Pemkab Garut menghadapi pengurangan anggaran sebesar Rp240 miliar dari total alokasi awal Rp436 miliar.

Di tengah keterbatasan anggaran dan meningkatnya harapan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah, Bupati meminta agar perencanaan program tahun 2027 di susun secara efisien tanpa mengurangi efektivitas pelaksanaannya.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru