TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pesawat Rimbun Air berhasil mendarat sempurna di landasan Bandara Wiriadinata Kota Tasikmalaya pada Sabtu (31/10/2026).
Pendaratan pesawat Rimbun Air ini menandai reaktivasi jalur udara Tasikmalaya-Jakarta PP. Momen ini sekaligus menjadi kado istimewa perayaan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya.
Baca Juga: Tasikmalaya Buka Akses 5.000 Lowongan Kerja Internasional melalui Job Fair 2026
Kehadiran pesawat jenis ATR 72-700 tersebut memberikan angin segar bagi konektivitas wilayah Priangan Timur.
Pesawat tersebut membawa puluhan penumpang serta deretan pejabat tinggi negara.
Tampak hadir Wamendagri Ahmad Wiyagus, Wamenppra Taufik Hidayat, dan Wakil Jaksa Agung RI Asep Nana Mulyana. Pangkostrad Letjen TNI Iwan Setiawan serta Pangkoarmada RI Laksda TNI Denih Hendrata turut meramaikan penerbangan ini.
Pendaratan ini mewujudkan komitmen Wali Kota Tasikmalaya beserta para kepala daerah Priangan Timur. Langkah ini mengakhiri masa vakum penerbangan di Lanud Wiriadinata.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyambut hangat kedatangan rombongan di Lanud Wiriadinata.
Ketua Umum TP-PKK dr. Elvira Kamarrow Putri, Sekda Asep Goparulloh, serta Danlanud Wiriadinata ikut mendampingi penyambutan tersebut.
Pesawat ATR 72-700 berkapasitas 72 penumpang ini sangat cocok mengarungi rute jarak pendek dan landasan pacu Wiriadinata.
“Alhamdulillah uji coba penerbangan perdana pesawat Rimbun Air, berjalan dengan baik dan lancar, dan ini menjadi langkah awal untuk mereaktivasi kembali jalur transportasi udara di Bandara Wiriadinata Tasikmalaya,”ungkap Viman Alfarizi Ramadhan di Lanud Wiriadinata Tasikmalaya Sabtu (31/10/2026).
Pengurusan Izin Penerbangan dan Potensi Ekonomi Regional
Viman menjelaskan bahwa pihak pemkot kini memproses perizinan penerbangan reguler.
Direktur Perhubungan Udara Kemenhub RI dan pihak maskapai meninjau langsung kelayakan fasilitas bandara.
“Direktur Perhubungan Kemenhub RI dan pihak Maskapai Rimbun Air, sudah melihat serta memastikan seluruh pendukung bandara memenuhi standar mulai dari landasan pacu, kemudian terminal navigasi, termasuk sistem keamanan bandara semua memadai dan berfungsi dengan baik sesuai SOP keselamatan penerbangan,”ujarnya.
Jalur udara ini memangkas durasi perjalanan Tasikmalaya-Jakarta dari 6–7 jam jalur darat menjadi 45 menit saja.
“Aktifnya kembali penerbangan pesawat di Bandara Wiriadinata, tidak hanya akan mempercepat akses dari dan ke Kota Tasikmalaya, tetapi bagaimana jalur transportasi udara ini akan meningkatkan kunjungan orang ke Tasikmalaya, menumbuhkan ekonomi daerah, membuka investasi, serta mendorong geliat sektor pariwisata di Kota Tasikmalaya dan Priangan Timur secara luas,”paparnya.
Viman memproyeksikan lompatan ekonomi serta kebangkitan pariwisata kawasan Priangan Timur melalui konektivitas udara ini.
“Reaktivasi Penerbangan ini, akan membawa angin segar untuk pertumbuhan ekonomi daerah, terlebih geliat sektor pariwisata, ia kalau di Jawa Tengah ada Solo, dan kalau di Jawa Barat ia ada Tasikmalaya,”ucapnya.
Viman mengusung optimisme tinggi terhadap pemerataan ekonomi masyarakat melalui penguatan konektivitas pusat ke daerah.
(Seda)



