BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pembiayaan emas PT BCA Syariah mencatatkan pertumbuhan pesat hingga 81,76 persen pada periode Agustus 2026. Nilai pembiayaan ini berhasil menembus angka Rp598 miliar. Capaian tersebut menjadi indikator kuat peningkatan minat masyarakat terhadap pembiayaan konsumer syariah demi memenuhi kebutuhan kepemilikan aset serta perencanaan keuangan jangka panjang.
Kepala Satuan Kerja Bisnis Ritel dan Konsumer BCA Syariah Bukit Mas Siahaan menjelaskan bahwa masyarakat kini semakin membutuhkan layanan keuangan berbasis syariah. Kebutuhan tersebut mencakup pembiayaan ibadah umrah, kepemilikan aset pribadi, hingga investasi jangka panjang.
Baca Juga: Aksi Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran di Bandung
BCA Syariah pun menghadirkan ragam produk pembiayaan konsumer guna menjawab tren tersebut. Layanan ini mencakup pembiayaan multijasa, emas, Kredit Pemilikan Rumah (KPR), hingga pembiayaan kendaraan bermotor.
“Keuangan syariah memberikan kepastian tanpa unsur spekulasi, yang menjadi nilai tambah bagi nasabah,” kata Bukit Rabu (30/9/2026).
KPR dan Pembiayaan Kendaraan Turut Melaju Pesat
Tidak hanya segmen emas, sejumlah produk pembiayaan konsumer BCA Syariah lainnya juga mengukir kinerja positif. Pembiayaan KPR tercatat tumbuh 24,17 persen sehingga nilainya mencapai Rp1,784 triliun per Agustus 2026.
Di sisi lain, pembiayaan kendaraan bermotor mengalami lonjakan sebesar 32,59 persen. Angka pembiayaan segmen ini melesat dari sebelumnya Rp59 miliar menjadi Rp78 miliar.
Selain produk investasi dan kepemilikan aset, BCA Syariah menyediakan pembiayaan multijasa untuk mendukung berbagai kebutuhan spesifik nasabah, termasuk program ibadah umrah hingga program bayi tabung.
Garap Aplikasi BSya demi Akses Layanan Digital
Memasuki era digitalisasi, BCA Syariah terus mengoptimalkan jangkauan layanan melalui aplikasi kemudahan transaksi bernama BSya. Lewat platform digital ini, calon nasabah bisa membuka rekening tabungan serta mengajukan pembiayaan emas secara praktis langsung dari genggaman.
Meskipun mempermudah akses pembiayaan, manajemen mengimbau masyarakat agar selalu menyesuaikan pemilihan produk dengan kondisi finansial serta prioritas pengeluaran harian. Nasabah wajib mengalkulasi kemampuan membayar angsuran sebelum mengambil fasilitas pembiayaan.
Melalui pengembangan produk yang berkesinambungan dan inovasi digital, BCA Syariah optimistis sanggup memperluas jangkauan pembiayaan syariah sekaligus memenuhi kebutuhan finansial masyarakat yang kian beragam.
(Yusuf Mugni)



