TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) memacu Angka Konsumsi Ikan (AKI) masyarakat. Petugas gencar menggelar kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) ke berbagai wilayah.
DKP3 menggelar kampanye Gemarikan di kantor Kelurahan Sukarindik, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini menggandeng warga lokal, kelompok usia produktif, hingga ibu hamil dan menyusui.
Baca Juga: Pabrik Obat Ilegal di Bandung Raya Terbongkar, Polisi Ungkap Kapasitas Produksi 8 Juta Butir
Program Gemarikan mengusung misi utama menaikkan konsumsi ikan sekaligus menekan angka stunting. Asupan ikan efektif mendukung tumbuh kembang serta kecerdasan otak anak-anak sekolah.
Kepala Bidang Perikanan DKP3 Kota Tasikmalaya Jamaludin Agustian membeberkan data prihatin terkait AKI Kota Tasikmalaya. Tingkat konsumsi ikan warga lokal saat ini menduduki posisi terendah di Jawa Barat.
“Angka Konsumsi makan Ikan masyarakat Kota Tasikmalaya paling rendah di Jawa Barat, hanya 23,41 kg per kapita per tahun, lebih rendah dibandingkan angka konsumsi ikan di Jawa Barat yang mencapai 40,76 kg per kapita per tahun,” ungkap Jamaludin Agustian pada Senin (19/10/2026).
Konsumsi Warga Lokal Masih Kalah Dibanding Wisatawan
Jamaludin menilai fakta ini sangat ironis. Data lapangan menunjukkan bahwa setiap rumah makan di Kota Tasikmalaya memesan hampir satu kuintal ikan per hari.
Namun, hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap pembeli ikan tersebut. Sebagian besar penikmat kuliner ikan merupakan warga luar daerah yang berkunjung ke Tasikmalaya.
“Ini ternyata tidak sebanding dengan ketersediaan pesanan ikan sejumlah rumah makan yang ada. Kondisi ini menunjukkan bahwa minat makan ikan di kalangan warga lokal masih perlu terus didorong, agar semakin gemar makan ikan,” ujarnya.
Kandungan Gizi Ikan Ampuh Mencegah Stunting
Melalui Gemarikan, DKP3 menargetkan perubahan pola konsumsi harian masyarakat secara bertahap. Ikan menyimpan kandungan protein tinggi dan kaya vitamin untuk kesehatan keluarga.
“Mengkonsumsi ikan, manfaatnya sangat banyak, dapat mencegah stunting karena kadar protein dan vitamin sangat tinggi, mendukung pertumbuhan kesehatan otak, menjaga kesehatan jantung, menguatkan tulang dan gigi hingga mencegah anemia,” paparnya.
Ikan menyajikan sumber protein hewani murah dan mudah didapat. Kandungan omega-3, vitamin D, kalsium, serta mineral di dalam ikan mencegah risiko kekurangan gizi.
DKP3 Siap Menyasar Seluruh Kecamatan dan Kelurahan
DKP3 Kota Tasikmalaya mengagendakan sosialisasi Gemarikan secara berkelanjutan ke seluruh wilayah. Tim edukasi membidik ibu hamil, ibu menyusui, serta keluarga pemilik balita.
“Kami berharap dengan dari kampanye progam Gemarikan ini, dapat meningkatkan animo masyarakat Kota Tasikmalaya dalam mengkonsumsi Ikan, selain itu konsumsi ikan ini juga sekaligus upaya dalam menekan angka stunting,” terangnya.
Jamaludin mengimbau masyarakat agar makin sadar akan pentingnya gizi ikan. Langkah ini melepas julukan daerah terkecil penyerap ikan dan menjadikan Tasikmalaya contoh kota sehat.
(Seda)



