spot_imgspot_img
Sabtu 7 November 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PKB Tegaskan Dukungan untuk Prabowo, Maman Imanul Haq Singgung Oligarki

MAJALENGKA,FOKUSJabar.id: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan komitmen dukungannya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Anggota DPR RI Fraksi PKB, Maman Imanul Haq, menyebut langkah ini penting demi menjaga stabilitas politik serta menyukseskan program pemerintah, Sabtu (07/11/2026).

Maman menjelaskan bahwa PKB memperkuat dukungan tersebut melalui aksi nyata di daerah. Salah satunya lewat gelaran bedah buku tentang Sosialisme Islam di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Subang.

Baca Juga: 2,4 Juta Genteng Jatiwangi Siap Dikirim ke Puluhan Daerah, Majalengka Bidik Rekor MURI

“Kita dengan tegas melakukan dukungan kepada pemerintahan Prabowo,” kata Maman saat wawancara di Majalengka, Sabtu (07/11/2026).

PKB terus menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak di lingkungan pemerintahan untuk menyampaikan komitmen tersebut.

“Bagi PKB yang lahir dari NU, kita selalu meyakinkan bahwa dukungan kita pada pemimpin itu akan menjadi awal dari terciptanya situasi kondusif menuju Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

Dukung Keberanian Prabowo Hadapi Oligarki

Maman mengapresiasi keberanian Presiden Prabowo dalam menghadapi dominasi oligarki dan cengkeraman kapitalisme. Ia menilai kebijakan ketat terkait aturan ekspor menjadi bukti nyata pembenahan tata kelola ekonomi nasional.

“Kita tahu bahwa banyak yang tidak suka saat Pak Presiden menghadapi perang ke oligarki, ketika Pak Presiden menjalankan satu pintu terhadap ekspor dan lain sebagainya,” kata Maman.

Maman menilai gagasan sosialisme Islam menjadi jawaban ampuh untuk mengikis ketimpangan sosial dan ekonomi saat ini.

“Maka lawan dari kapitalisme yang oligarki itu adalah sosialisme, dan bagi PKB Sosialisme Islam adalah solusi,” tegasnya.

Dorong Literasi dan Penguatan Peran Umat

Maman menegaskan bahwa konsep sosialisme Islam mewajibkan keterlibatan aktif umat untuk mengentaskan kemiskinan dan kebodohan di masyarakat.

“Islam itu bukan hanya duduk-duduk di masjid, tapi dia akan ada di tengah-tengah orang yang membutuhkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan literasi dan pendidikan menjadi kunci utama agar masyarakat mampu bersaing di tingkat global. Terlebih pemerintah harus terus memberikan penghargaan tinggi kepada ilmu pengetahuan, guru, dosen, serta lembaga pendidikan.

(Jilly Ortega)

spot_img

Berita Terbaru