spot_imgspot_img
Kamis 17 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kebakaran Lahan di Bandung Picu Penyegelan, Begini Sorotan Farhan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyegel dua lokasi yang menjadi titik kebakaran lahan dan tumpukan sampah di tengah kemarau panjang. Kedua lokasi tersebut berada di kawasan Ciumbuleuit dan Cicabe.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, kebakaran lahan dan tumpukan sampah menjadi salah satu dampak dari kemarau panjang yang melanda Kota Bandung.

“Kota Bandung sekarang salah satu bencana yang akibat dari kemarau yang sangat panjang ini adalah kebakaran lahan tumpukan sampah. Ternyata terjadi,” kata Farhan di Pendopo Kota Bandung Kamis (17/9/2026).

Baca Juga: Pasutri Tinggal di Tengah TPU Pandu Bandung, Begini Faktanya

Farhan mengatakan, kebakaran di Cicabe masih dalam penanganan. Sementara itu, kebakaran di Ciumbuleuit telah berhasil dipadamkan setelah berlangsung selama 39 jam.

Proses pemadaman di Wali Kota Bandung: Lahan di Ciumbuleuit Disegel melibatkan berbagai pihak, termasuk Kartika Rescue. Petugas juga menghadapi medan yang sulit karena harus turun sekitar 200 meter ke jurang untuk menyemprotkan air ke bagian dalam tumpukan sekam yang terbakar.

“Ciumbuleuit sudah padam, akhirnya selama 39 jam dengan bantuan dari berbagai macam pihak, termasuk pihak Kartika Rescue. Karena mesti turun 200 meter ke jurang untuk menyemprotkan air untuk pemadaman sekam di dalamnya,” katanya.

Dugaan Praktik Jual Beli

Setelah api berhasil dipadamkan, lokasi tersebut kemudian disegel oleh Pemkot Bandung. Penyegelan juga dilakukan di lokasi pembuangan sampah di Cicabe.

Farhan menegaskan, tidak boleh ada lagi aktivitas pembuangan sampah ke lokasi tersebut. Pemkot Bandung menduga terdapat praktik jual beli jasa pembuangan sampah di kawasan itu.

Baca Juga: Wali Kota Bandung: Lahan di Ciumbuleuit Disegel

“Nah, tempat tersebut sekarang sedang kita segel. Demikian juga yang di Cicabe sedang kita segel, tidak boleh ada pembuangan ke arah sampah sana karena diduga ada jual beli jasa pembuangan sampah,” jelasnya.

Farhan menambahkan, dugaan tersebut, akan ditindaklanjuti. Saat ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung tengah mengumpulkan laporan terkait aktivitas di lokasi tersebut.

“Nah, ini akan kita tindak. Sedang dikumpulkan laporannya oleh Dinas Lingkungan Hidup dan nanti akan dilaporkan kepada penegakan hukum Kementerian Lingkungan Hidup,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru