CIAMIS,FOKUSJabar.id: Para pedagang di Pasar Galuh Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menjual cabe merah lokal dengan harga sangat tinggi dibanding pekan sebelumnya.
Saat ini, pedagang mematok harga cabe merah lokal pada kisaran Rp100.000 per kilogram. Sebelum mengalami lonjakan tajam, para pedagang hanya menjual cabe merah lokal tersebut pada kisaran Rp80.000 per kilogram.
Baca Juga: 8 Guru SMK Se-Indonesia Magang di Ciamis, Belajar Budidaya Ayam
Komoditas Sayuran Lain Ikut Merangkak Naik
Kenaikan harga cabe merah lokal turut memicu lonjakan harga komoditas sayuran lainnya, seperti buncis, bawang daun, wortel impor, serta tomat.
Harga buncis yang semula Rp18.000 per kilogram kini melonjak menjadi Rp24.000 per kilogram. Wortel impor merangkak naik dari Rp18.000 per kilogram menjadi Rp20.000 per kilogram. Sementara itu, harga tomat merah dan tomat hijau mengalami kenaikan masing-masing sebesar Rp2.000 per kilogram, dari semula Rp6.000 per kilogram menjadi Rp8.000 per kilogram.
“Berdasarkan catatan kami kenaikan harga harga itu sudah dalam beberapa waktu terakhir ini,”kata Kepala UPTD Pasar Galuh Kawali Dana Sudiana, Senin (14/9/2026).
Faktor Kemarau dan Tingginya Permintaan Bulan Maulud
Dana menjelaskan bahwa pasokan yang menipis dari bandar besar maupun petani menjadi penyebab utama kenaikan harga cabe merah dan sayuran di tingkat pedagang. Cuaca musim kemarau mengganggu produksi serta hasil panen para petani di daerah pemasok.
“Kebutuhan masyarakat cukup tinggi karena saat ini banyak orang yang melaksanakan hajatan karena bulan ini merupakan bulan Maulud,”ungkapnya.
(Husen Maharaja)



