spot_imgspot_img
Senin 7 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Air Tenang Saat Kemarau Bisa Jadi Sarang Nyamuk, Dinkes Ciamis Ingatkan Bahaya DBD

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Musim kemarau justru membawa ancaman baru terkait perkembangbiakan nyamuk. Penurunan genangan air mengalir sering kali menyisakan air tenang pada berbagai wadah penampungan. Kondisi ini memberi ruang ideal bagi Aedes aegypti (pembawa DBD) dan Culex (nyamuk rumah) untuk bertelur.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, dr. Eni Rochaeni, memberikan panduan lengkap mengenai langkah aman dan efektif untuk mengatasi gangguan nyamuk sesuai standar kesehatan.

Baca Juga: BKPRMI Ciamis Kenang Perjuangan Para Pendiri

Basmi Jentik dengan PSN 3M Plus Setiap Minggu

Obat nyamuk kimia hanya mampu membunuh nyamuk dewasa tanpa membasmi jentik-jentik. Masyarakat perlu menerapkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus secara rutin seminggu sekali:

  • Menguras: Bersihkan wadah penampungan air seperti bak mandi, drum, dan ember secara berkala.
  • Menutup: Tutup rapat tempat penampungan air agar nyamuk tidak dapat bertelur.
  • Mendaur Ulang: Kelola barang bekas yang berpotensi menampung sisa air.
  • Langkah Plus: Taburkan larvasida (abate) pada genangan air yang sulit dikuras, pelihara ikan pemakan jentik, serta pasang kawat kasa pada ventilasi rumah.

“Penggunaan obat nyamuk kimia hanya membunuh nyamuk dewasa, namun tidak membasmi jentik-jentik,” kata dr. Eni Rochaeni, Senin, (7/9/2026)

Gunakan Pembasmi Nyamuk Secara Aman

Masyarakat kerap meningkatkan penggunaan produk pembasmi nyamuk saat musim kemarau. Agar tidak memicu gangguan pernapasan atau iritasi kulit, perhatikan petunjuk penggunaan berikut:

  • Sirkulasi Udara: Biarkan ruangan kosong dan tertutup selama 15–30 menit setelah proses penyemprotan. Buka jendela dan pintu lebar-lebar sebelum Anda memasuki ruangan kembali.
  • Jagalah Kebersihan Makanan: Jauhkan semprotan obat nyamuk dari makanan, minuman, maupun peralatan makan.
  • Obat Nyamuk Bakar dan Oles: Posisikan obat nyamuk bakar pada area dengan ventilasi baik dan jauh dari benda yang mudah terbakar. Untuk lotion antinyamuk, hindari pengolesan pada kulit terluka atau area wajah anak-anak.

Perketat Perlindungan Diri dan Keluarga

Lakukan perlindungan tambahan di rumah untuk meminimalkan gigitan nyamuk:

  • Pasang kelambu saat tidur, terutama untuk bayi dan lansia.
  • Kenakan pakaian tertutup berwarna terang saat beraktivitas di luar ruangan pada pagi atau sore hari.
  • Tanam tanaman pengusir nyamuk seperti serai, lavender, atau zaitun di sekitar pekarangan rumah.

Segera Periksakan Diri Jika Mengalami Gejala Ini

Masyarakat harus segera mendatangi Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat jika merasakan gejala demam tinggi mendadak, nyeri di belakang mata, timbul bintik merah pada kulit, atau nyeri sendi.

Menjaga kebersihan lingkungan rumah menjadi kunci utama dalam melindungi kesehatan keluarga dan komunitas sekitar dari ancaman penyakit.

(IrfansyahRiza)

spot_img

Berita Terbaru