spot_imgspot_img
Minggu 26 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

40 Ribu Orang Serbu Pacuan Kuda Pangandaran, UMKM Kebanjiran Rezeki

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Sekitar 40 ribu pengunjung memadati Lapangan Pacuan Kuda Dusun Legok Jawa, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (26/7/2026). Massa membanjiri lokasi untuk menyaksikan secara langsung adu kencang kuda pacu dalam ajang Indonesia Horse Racing Kejuaraan Seri 1 Indonesia Derby 2026.

Pantauan di lokasi menunjukkan lautan manusia yang memenuhi sepanjang pinggir arena balap. Sebagian warga bahkan nekat memanjat tebing tinggi demi menyaksikan pacuan kuda di lintasan tepi pantai satu-satunya di Indonesia tersebut.

Baca Juga: Pacuan Kuda di Tepi Pantai? Indonesia Derby 2026 Hadirkan Sensasi Unik di Pangandaran

Animo Membludak dan Kemacetan Parah

Lonjakan pengunjung yang luar biasa memicu kemacetan parah di sepanjang jalur menuju arena. Pedagang asongan dan pedagang musiman memenuhi bahu jalan, sementara arus kendaraan dari dua arah berjalan merayap.

Keterbatasan lahan parkir memaksa para pengunjung memarkirkan kendaraan mereka sekitar 100 meter dari lokasi acara.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, turut merasakan langsung dampak kepadatan arus lalu lintas tersebut.

“Saya pikir teman-teman media juga merasakan kalau tadi datang lebih awal tidak terlalu macet. Tapi coba datang setelah jam 11.00. Sangat macet kan, sangat penuh sekali,” ujar Susi.

Dua Kali Lipat Pengunjung dan Geliat Ekonomi UMKM

Susi menilai antusiasme masyarakat tahun ini melonjak tajam dibanding pergelaran tahun sebelumnya.

“Saya menghitung dari tahun kemarin mungkin tahun ini dua kali lipat pengunjung. Mobilnya mungkin tiga kali lipat karena kebanyakan bawa mobil yang datang. Motor juga luar biasa banyak. Kan pasti ada geliat ekonomi,” ungkap Susi.

Susi menegaskan bahwa keramaian ini membawa berkah langsung bagi perekonomian masyarakat kelas bawah di wilayah Pangandaran.

“Dan dari yang kita lihat walaupun mereka semua pada piknik, masyarakat Pangandaran tapi mereka kan juga jajan makan. UMKM jalan,” tambahnya.

Susi mendorong perbaikan tata kelola arena pada masa mendatang. Ia menyarankan pengelola menggandeng BUMN dan sponsor guna menata area kuliner agar tampil lebih rapi dan nyaman bagi wisatawan.

“Saya yakin akan luar biasa Pangandaran ini kalau dikembangkan terus-menerus. Dan sebaiknya jangan cuma sekali,” kata Susi menutup pembicaraan.

Kemeriahan Indonesia Derby 2026 di Legok Jawa membuktikan bahwa olahraga pacuan kuda sanggup menyedot perhatian massa sekaligus memutar roda ekonomi masyarakat pesisir Pangandaran.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru