spot_imgspot_img
Kamis 23 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemkot Bogor Sisir Lima Titik Rawan Trantibum, Tak Ditemukan Pelanggaran

BOGOR,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggandeng Polresta Bogor Kota, Dinas Sosial (Dinsos), serta Bakesbangpol menggelar patroli gabungan. Tim menyisir sejumlah lokasi untuk menanggulangi gangguan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) pada Rabu (22/7/2026) malam.

Petugas mengeksekusi patroli ini sebagai langkah preventif demi menjaga keamanan, ketenteraman, serta kenyamanan seluruh warga.

Baca Juga: Bapenda Kabupaten Bekasi Optimalkan Pendapatan Daerah dari Sektor Air Tanah

Selain menyasar potensi gangguan trantibum, petugas memantau ketat beberapa titik berkumpul kelompok individu yang berpotensi melakukan penyimpangan perilaku sosial.

Kepala Bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas) Satpol PP Kota Bogor, Andry Sinar Wahyudianto, menegaskan bahwa patroli terpadu ini membuktikan komitmen pemerintah dalam menciptakan ruang publik yang aman.

“Kegiatan malam ini merupakan patroli gabungan yang melibatkan Satpol PP, Polresta Bogor Kota, Dinas Sosial, dan Bakesbangpol. Kami menyisir beberapa titik di wilayah Kota Bogor untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman tanpa adanya gangguan ketenteraman dan ketertiban umum,” ujar Andry.

Petugas Sisir Lima Titik Rawan Tanpa Temuan Pelanggaran

Andry menjelaskan bahwa petugas memfokuskan pemantauan di lima titik rawan, meliputi wilayah Pakuan, perbatasan Ciawi, Terminal Baranangsiang, Jalan Sambu, hingga Pasar Kebon Kembang di sekitar Alun-alun Kota Bogor.

Meski demikian, tim tidak menemukan adanya pelanggaran maupun aktivitas yang meresahkan warga selama penyisiran berlangsung.

“Patroli ini merupakan upaya pencegahan. Dari hasil pemantauan di lima lokasi tersebut, tidak ditemukan pelanggaran trantibum,” jelasnya.

Kedepankan Pendekatan Humanis dan Pembinaan

Andry menambahkan bahwa Pemkot Bogor tetap mengedepankan pendekatan humanis melalui pembinaan dan pendampingan jika menemukan indikasi persoalan sosial di lapangan.

“Penanganannya tidak semata-mata bersifat penegakan, tetapi juga mengedepankan pembinaan. Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk melakukan asesmen, konseling, maupun pendampingan sesuai kebutuhan,” katanya.

Pemerintah Kota Bogor turut mengimbau seluruh elemen masyarakat agar aktif memperkuat fungsi keluarga serta memelihara kepedulian sosial. Warga bisa langsung melaporkan potensi gangguan ketenteraman kepada instansi berwenang.

Melalui agenda patroli rutin dan kolaborasi lintas instansi ini, Pemkot Bogor optimistis mampu menjaga kondusivitas kota sehingga seluruh warga dapat memanfaatkan ruang publik secara aman dan nyaman.

(Pemkot Bogor/Irfansyah)

spot_img

Berita Terbaru