GARUT, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Perhubungan (Dishub) gelar Rapat Koordinasi (Rakor) pembahasan permasalahan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Rabu (22/7/2026).
Tujuan Rakor untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Khususnya di sejumlah titik yang menjadi perhatian masyarakat.
BACA JUGA:
Bupati Garut Minta Truk ODOL dan Parkir Liar Ditertibkan
Kepala Dishub Garut, Satria Budi memaparkan sejumlah isu strategis yang menjadi fokus pembahasan. Di antaranya, rencana pemasangan rambu larangan parkir di Jalan Bank. Tepatnya di depan Stasiun Kereta Api Garut.
Selanjutnya penanganan parkir liar di Jalan Guntur depan Ramayana dan sekitar RSU, penanganan kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), penataan dan relokasi pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Pendopo, peningkatan keselamatan pada perlintasan sebidang serta persiapan Lomba Kampung Tertib Lalu Lintas tingkat Polda Jawa Barat.
Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian. Di antaranya kendaraan yang parkir di badan jalan. Sehingga mengurangi kapasitas jalan, keterbatasan ruang parkir, antrean kendaraan saat pengisian bahan bakar di SPBU serta belum optimalnya pengawasan dan penindakan.
Kondisi tersebut di nilai menjadi salah satu penyebab perlambatan arus lalu lintas. Terutama pada jam-jam sibuk.
Peserta rapat menyepakati sejumlah langkah penanganan. Mulai dari penetapan titik pemasangan rambu larangan parkir, pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat, pelaku usaha dan pengelola SPBU.
Selain itu, peningkatan penegakan hukum bersama Satlantas Polres Garut hingga evaluasi setelah pemasangan rambu di laksanakan.
BACA JUGA:
Ketum PM Gatra: Filosofi Menunggang Kuda Melatih Kepercayaan, Kesabaran dan Keberanian
Satria Budi menegaskan, penyelesaian persoalan lalu lintas membutuhkan dukungan seluruh pihak.
Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat dan masyarakat di harapkan mampu mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib dan lancar di Kabupaten Garut.
(Bambang Fouristian)



