spot_imgspot_img
Rabu 8 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Disnakertrans Garut Buka Pelatihan Penjahit Upper Sepatu

GARUT, FOKUSJabar.id: Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar), Nia Gania Karyana membuka pelatihan Tailor Made Training (TMT) Penjahit Upper Sepatu di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Garut, Kecamatan Samarang, Selasa (7/7/2026).

Program pelatihan tersebut di rancang secara khusus berbasis kompetensi. Tujuannya untuk menjawab kebutuhan nyata dunia industri manufaktur sekaligus menjadi langkah konkret pemerintah dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal.

BACA JUGA:

Bupati Garut Dorong Pengendalian Transparansi Keuangan

Kepala Disnakertrans Garut mengatakan, program ini dapat terwujud berkat sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten, Kementerian Ketenagakerjaan RI, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung.

Menurut Nia, keterampilan menjahit upper sepatu memiliki peluang penyerapan yang sangat tinggi di Kabupaten Garut. Bagaimana tidak, Garut menjadi rumah bagi tiga pabrik alas kaki berskala besar. Yakni, PT Chang Shin Reksa Jaya, PT Pratama Abadi Industri (Garut) dan PT Ultimate Noble Indonesia (PT UNI).

“Kami berharap kepada 192 peserta pelatihan upper sepatu dapat menguasai teknik dasar menjahit dengan sangat baik. Sehingga mereka mampu langsung bekerja di pabrik dan berkompetensi di bidangnya,” kata Nia Gania.

Kepala BBPVP Bandung, Reni Rosyida menegaskan, kehadiran program TMT ini mengemban misi penting untuk mengurai permasalahan ketenagakerjaan, menekan angka pengangguran serta menciptakan lapangan kerja baru yang berkelanjutan.

Reni menyebut. program ini bukan kali pertama di laksanakan. Secara keseluruhan dalam batch ini, terdapat 12 paket pelatihan bagi 192 orang.

Pihaknya mengapresiasi keaktifan BLK Garut yang sukses menjembatani dunia pendidikan vokasi dengan sektor industri.

“Terima kasih kepada Kepala BLK yang sudah membantu kami mempertemukan dengan industri. Mudah-mudahan pelatihan ini bisa bertambah pesertanya setiap tahun guna membantu dunia industri menyiapkan tenaga kerja siap kerja,” ungkapnya.

Senior Manager PT. Changshin Reksa Jaya Garut, Mia Resmiati mengucapkan terima kasih kepada seluruh instansi yang menginisiasi program pelatihan penjahit upper sepatu ini.

Menurutnya, program ini membuka pintu kesejahteraan baru bagi masyarakat.

BACA JUGA:

Dede Salahudin Ungkap Penyebab IPM Garut Ranking 2 Terbawah di Jabar

“Dengan adanya program ini, peserta pelatihan menjadi menghimpun harapan baru untuk bisa bekerja,” ungkap Mia.

Mia berpesan agar para peserta tidak hanya berfokus pada penguasaan keterampilan teknis (hard skill) semata. Industri manufaktur saat ini sangat menekankan pentingnya karakter kerja yang kuat.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru