GARUT, FOKUSJbar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin usai gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Keuangan dan Evaluasi Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 di Ruang Rapat Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota.
Hadir dalam Rakor evaluasi berkalatersebut, Pimpinan Kantor Cabang bank bjb Garut, Sony Permana, Kepala BPKAD Kabupaten Garut, Saeful Hidayat dan perwakilan SKPD.
BACA JUGA:
Aksi Damai Relawan SPPG, Bupati Garut Dukung Program MBG
Bupati Garut menegaskan, tata kelola keuangan memegang peranan yang sangat vital di dalam struktur pemerintahan. Menurutnya, sebuah organisasi dapat di ukur tingkat keberhasilannya secara akurat melalui cara mengelola anggaran.
“Pengelolaan keuangan yang transparan, efektif dan efisien itu menjadi salah satu indikator keberhasilan suatu daerah,” tegas Syakur.
Berdasarkan penilaian kinerja di tingkat Provinsi Jawa Barat, performa pengelolaan keuangan Kabupaten Garut saat ini di nilai berada pada level yang tidak jelek. Meski begitu, belum bisa di kategorikan sangat bagus.
Dari data yang di evaluasi, realisasi penyerapan anggaran Garut masuk dalam kategori baik. Sementara untuk sektor pendapatan daerah masih sedang.
Bupati Garut mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran atas kerja kerasnya. Dia juga meminta seluruh instansi tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang ada saat ini.
BACA JUGA:
Garut Borong Penghargaan PKJB 2026 Tingkat Jawa Barat
“Itu adalah suatu prestasi yang harus kita apresiasi. Kemudian terima kasih teman-teman, tapi rasanya kurang cukup dan saya ingin semuanya baik. Dan untuk mencapai kategori baik itu, harus di lakukan dengan pengendalian yang komprehensif dan signifikan,” ungkapnya.
Sebagai langkah konkret ke depan, Bupati Garut meminta adanya pengawasan dan pelaporan yang lebih ketat terhadap setiap transaksi keuangan di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar jalannya program dan kegiatan secara presisi dan akuntabel.
(Bambang Fouristian)



