DEPOK, FOKUSJabar.id: Program Depok Maju Go Global ke Jepang memberikan pengalaman baru bagi para pelajar Kota Depok untuk mengenal dunia internasional lebih dekat.
Melalui program tersebut, peserta tidak hanya memperoleh kesempatan mempelajari bahasa asing, tetapi juga memahami budaya dan kehidupan masyarakat Jepang secara langsung.
BACA JUGA:
BPS Depok Kerahkan 1.278 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026
Salah satu peserta yang merasakan manfaat program tersebut adalah Rifqi Irfan Hidayat, siswa SMA Cakra Buana yang berhasil lolos seleksi pelatihan bahasa Jepang di Soka University, Jepang.
Kesempatan itu menjadi langkah berharga baginya untuk memperluas wawasan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan global di masa depan.
Bagi Rifqi, program yang di gagas Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tersebut menghadirkan pengalaman belajar yang lebih luas di bandingkan sekadar pembelajaran di dalam kelas.
Ia dapat mengenal lebih dekat budaya, kehidupan sehari-hari hingga sistem pendidikan yang di terapkan di Jepang.
“Menurut saya program Depok Maju Go Global ke Jepang ini bagus karena memberikan anak-anak bisa ke Jepang dan mempelajari budaya orang Jepang selain belajar bahasanya,” ujarnya.
Menurut Rifqi, kemampuan menguasai bahasa asing menjadi salah satu bekal penting yang perlu di miliki generasi muda saat ini. Di tengah persaingan yang semakin terbuka, kemampuan berkomunikasi dalam lebih dari satu bahasa dapat memberikan nilai tambah sekaligus membuka peluang yang lebih luas.
Karena itu, ia menilai program Depok Maju Go Global mampu menjadi sarana yang tepat bagi para pelajar untuk meningkatkan keterampilan berbahasa sekaligus memperoleh pengalaman internasional yang bermanfaat.
“Ini bisa meningkatkan kemampuan anak-anak dalam berbahasa. Jadi tidak hanya satu bahasa, tetapi bisa dua bahasa atau bahkan tiga bahasa,” katanya.
BACA JUGA:
6 Tempat Wisata Keluarga di Depok yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Sekolah 2026
Rifqi menilai, program tersebut layak untuk terus di kembangkan agar manfaatnya dapat di rasakan oleh lebih banyak pelajar di Kota Depok. Menurutnya, minat generasi muda untuk belajar maupun beraktivitas di luar negeri saat ini terus meningkat.
Ia melihat banyak pelajar yang memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Tetapi masih menghadapi berbagai kendala,, termasuk persoalan biaya.
Kehadiran program seperti Depok Maju Go Global di nilai dapat menjadi salah satu jalan bagi mereka untuk mendapatkan kesempatan dan pengalaman internasional.
“Menurut saya program ini bagus banget untuk anak-anak dan cocok untuk di perluas. Karena sekarang banyak yang ingin ke luar negeri juga, apalagi kalau ada kesempatan beasiswa,” tuturnya.
Keikutsertaan Rifqi dalam program tersebut juga di dorong oleh keinginannya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri. Ia memanfaatkan kesempatan ini untuk mengenal lebih jauh negara yang berpotensi menjadi tujuan studinya di masa mendatang.
Jepang menjadi salah satu negara yang masuk dalam daftar pilihannya selain Taiwan. Menurut Rifqi, kedua negara tersebut menawarkan biaya pendidikan yang relatif lebih terjangkau di bandingkan sejumlah destinasi studi luar negeri lainnya.
“Saya memang ingin kuliah di luar negeri. Pilihan saya ada Taiwan atau Jepang. Karena menurut saya biayanya relatif lebih terjangkau. Makanya saya ingin ikut program ini sekalian melihat bagaimana Jepang dan apakah negara itu cocok untuk saya,” ungkapnya.
Melalui pengalaman mengikuti Depok Maju Go Global ke Jepang, Rifqi berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai lingkungan pendidikan dan kehidupan di negara tersebut.
Pengalaman itu sekaligus menjadi bekal penting untuk menentukan pilihan studi yang paling sesuai dengan rencana masa depannya.
(Jingga Sonjaya)



