BANDUNG, FOKUSJabar.id: Kontestasi pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pasundan (BEM FH Unpas) mulai memanas.
Pasangan calon nomor urut 1, Hafidz Januar Rizky dan Rajwa Khairunnisa tampil membawa semangat perubahan dengan mengusung tagline “Berani” dan “Sehati.”
BACA JUGA:
Masjid Al Ukhuwah Bandung Libatkan RW Dalam Pembagian Daging Kurban
Kedua tagline tersebut menjadi identitas sekaligus arah gerak pasangan Hafidz–Rajwa dalam membangun organisasi mahasiswa yang aktif, inklusif dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pasundan.
Hafidz menjelaskan, “Berani” merupakan singkatan dari Bergerak, Advokatif, Naratif dan Intelektual. Konsep itu mencerminkan komitmen mereka untuk menghadirkan BEM yang vokal dalam menyuarakan aspirasi mahasiswa serta mampu melahirkan gagasan kritis dan solutif.
“Kami ingin BEM yang berani menyampaikan aspirasi tanpa takut dan sehati menjalankannya bersama mahasiswa,” kata Hafidz, Kamis (28/5/2026).
BACA JUGA:
Hari Ini Daging Sapi Kurban Presiden Dibagikan kepada Warga Kota Bandung
Menurutnya, mahasiswa hukum harus memiliki keberanian untuk terlibat aktif dalam menyikapi persoalan kampus maupun isu sosial di tengah masyarakat.
Karena itu, BEM tidak boleh hanya menjadi organisasi formalitas, tetapi harus hadir sebagai wadah perjuangan sekaligus ruang pengembangan kapasitas intelektual mahasiswa.
“Kami ingin menghadirkan BEM yang aktif bergerak, responsif terhadap persoalan mahasiswa dan mampu menjadi jembatan komunikasi yang baik antara mahasiswa dengan pihak kampus,” katanya.
Rajwa Khairunnisa menambahkan, semangat “Sehati” yang mereka usung memiliki makna Sinergis, Empatis, Harmonis, Integritas dan Inklusif.
Nilai tersebut menjadi fondasi dalam membangun organisasi yang terbuka serta mampu merangkul seluruh mahasiswa tanpa memandang latar belakang.
BACA JUGA:
Bandung Zoo Segera Punya Pengelola Baru
“Kami ingin menciptakan suasana organisasi yang nyaman, harmonis dan penuh rasa kekeluargaan. BEM harus menjadi rumah bersama bagi seluruh mahasiswa FH Unpas,” ujar Rajwa.
Dalam visi kepemimpinannya, pasangan nomor urut 1 itu juga menawarkan sejumlah program unggulan. Di antaranya, klinik advokasi mahasiswa, ruang diskusi mingguan bertajuk “Dialog Berani” hingga sistem pendampingan organisasi yang lebih inklusif dan kolaboratif.
Melalui program tersebut, Hafidz-Rajwa berharap BEM FH Unpas dapat menjadi organisasi yang progresif, solid dan mampu memberikan dampak nyata bagi mahasiswa maupun masyarakat luas.
Pasangan ini pun mengajak mahasiswa untuk tidak sekadar memilih nomor urut dalam kontestasi pemilihan BEM. Melainkan memilih arah gerak organisasi yang lebih aktif, terbuka dan berpihak pada aspirasi mahasiswa.
Dengan semangat “Berani” dan “Sehati”, Hafidz-Rajwa optimistis dapat membawa perubahan positif serta memperkuat peran BEM FH Unpas sebagai ruang perjuangan dan kolaborasi mahasiswa.
(Farhan K)



