PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, menyebut Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, sebagai lokasi pacuan kuda terbaik di Indonesia.
“Memang Pangandaran itu bukan karena saya orang Pangandaran promosi Pangandaran. Tempat yang sangat-sangat cocok dan sangat bagus,” kata Susi, Minggu (26/7/2026).
Baca Juga: Kuda Pacu Lepas Hebohkan Indonesia Derby 2026 di Pangandaran, Petugas Sigap Mengamankan
Susi mengungkapkan bahwa warga Pangandaran memegang tradisi panjang bersama olahraga pacuan kuda. Bahkan, ia menyaksikan secara langsung adu kencang kuda sejak berusia 10 tahun.
Dukungan Warga dan Potensi Pemasaran Event
Menurut Susi, indikator keberhasilan suatu pergelaran bergantung pada sikap masyarakat yang akomodatif, sportif, serta menyukai kegiatan tersebut.
“Kalau di dunia marketingnya itu sudah 70 persen selesai. Tinggal mengemas dengan baik fasilitas penunjang seperti fasilitas umum dan fasilitas sosialnya. Karena orang Pangandaran sudah dari dulu terbiasa dengan pacuan kuda,” katanya.
Susi menceritakan masa lalu pergelaran pacuan kuda yang sempat menghiasi kawasan Ketapang Doyong dan Cikembulan sebelum akhirnya pemerintah menghentikan kegiatan tersebut.
“Mudah-mudahan ini tidak boleh ada lagi yang mau nutup lokasi ini. Kalau ada saya demo. This is the best place right now. Jangan dipindah lagi,” tegas Susi.
Sektor UMKM Menggeliat dan Bocoran Event Pesawat September
Susi menilai perputaran uang selama acara berlangsung memberi dampak positif nyata bagi masyarakat bawah. Penonton tidak sekadar menikmati balapan, tetapi juga berbelanja hingga menghidupkan pelaku UMKM lokal.
“Dari yang kita lihat walaupun mereka semua pada piknik, tapi mereka kan juga jajan makan. UMKM jalan. Dengan pengelolaannya lebih baik tentunya dari BUMN sponsor ini bisa bikin food yang cantik sehingga masyarakat lebih nyaman,” tuturnya.
Ia mendorong pengelola menggelar kejuaraan pacuan kuda dua hingga tiga kali dalam setahun, baik skala provinsi maupun nasional. Pangandaran memiliki daya tarik kuat sebagai daerah tujuan wisata, sehingga pasar penonton sudah terbentuk sejak lama.
Selain membahas pacuan kuda, Susi membocorkan rencana agenda besar lain yang bakal berlangsung di Pangandaran pada musim gugur mendatang.
“Nanti September juga ada. Ada air show. Jadi yang racing itu pesawat, bukan mobil. Pada tanggal 4 sampai 6 September. Minggu pertama bulan September kita adakan Pangandaran Air Show,” ucap Susi.
Ia mengakhiri perbincangan dengan melayangkan pujian tinggi terhadap keindahan alam Legok Jawa.
“Jadi ya Pangandaran is a good place. Masyarakat sudah tahu tempatnya indah. Tidak ada pacuan kuda seindah ini. Ini nomor kedua selain Inggris kan. Di tempat lain tidak ada seindah ini. Jadi kalau dibanding-banding ya Pangandaran top nomor satu,” pungkasnya.
(Sajidin)



