BANDUNG, FOKUSJabar.id: Perubahan cuaca (cuaca ekstrem) yang tidak stabil dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian karena berdampak langsung pada kondisi kesehatan masyarakat.
Pergantian suhu yang terjadi secara cepat, dari panas ke hujan atau sebaliknya membuat tubuh harus beradaptasi dalam waktu singkat.
BACA JUGA:
Ratusan Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem, Begini Langkah Pemkot Bandung
Situasi tersebut kerap memicu penurunan daya tahan tubuh. Akibatnya, risiko terserang penyakit seperti flu, batuk hingga infeksi ringan menjadi lebih tinggi. Terutama ketika kondisi fisik sedang tidak optimal.
Selain itu, tingkat kelembapan yang meningkat saat musim hujan turut mempercepat perkembangan mikroorganisme seperti bakteri dan virus.
Hal ini semakin memperbesar kemungkinan gangguan kesehatan jika tubuh tidak dalam kondisi prima.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, menjaga sistem kekebalan tubuh menjadi langkah penting.
Salah satu cara yang dapat di lakukan adalah dengan memastikan asupan nutrisi terpenuhi dengan baik. Khususnya vitamin dan mineral yang berperan dalam mendukung imun tubuh.
Para tenaga kesehatan menilai bahwa tubuh memerlukan keseimbangan nutrisi agar dapat menjalankan fungsinya secara maksimal.
Kekurangan zat tertentu dapat menyebabkan sistem pertahanan tubuh melemah. Sehingga lebih mudah terserang penyakit.
Vitamin memiliki peran penting dalam membantu proses biologis di dalam tubuh. Termasuk dalam pembentukan sel imun serta perlindungan terhadap kerusakan sel akibat radikal bebas.
Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan vitamin harian menjadi hal yang tidak bisa di abaikan.
BACA JUGA:
7 Makanan Sehat yang Baik Dikonsumsi Penderita Kanker
Berikut ini beberapa jenis vitamin dan mineral yang berperan dalam menjaga daya tahan tubuh saat menghadapi cuaca ekstrem yang tidak bersahabat:
- Vitamin C
Vitamin C di kenal luas sebagai nutrisi yang mendukung sistem kekebalan tubuh.
Kandungannya membantu melindungi sel dari kerusakan sekaligus berperan dalam meningkatkan produksi sel darah putih untuk melawan infeksi.
2. Vitamin D
Vitamin D berfungsi menjaga respons imun tetap optimal. Asupan yang cukup sangat penting. Terutama saat paparan sinar matahari berkurang, sehingga tubuh tetap memiliki pertahanan yang baik.
3. Vitamin E
Vitamin E memiliki fungsi sebagai antioksidan yang melindungi sel dari dampak stres oksidatif. Selain itu, vitamin ini juga membantu menjaga keseimbangan sistem imun.
4. Vitamin B6
Vitamin B6 berperan dalam mendukung berbagai reaksi dalam sistem imun. Nutrisi ini juga membantu tubuh dalam menghasilkan energi serta menjaga metabolisme tetap stabil.
5. Zinc
Zinc merupakan mineral penting yang berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Nutrisi ini membantu tubuh melawan infeksi dan mempercepat proses pemulihan saat mengalami gangguan kesehatan.
6. Selenium
Selenium berfungsi melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas serta membantu mengatur respons imun agar tetap seimbang.
Selain memperhatikan asupan vitamin, menjaga pola hidup sehat juga menjadi hal yang tidak kalah penting.
Istirahat yang cukup, konsumsi makanan bergizi serta menjaga asupan cairan tubuh dapat membantu meningkatkan ketahanan tubuh secara keseluruhan.
Dengan menjaga keseimbangan antara nutrisi dan gaya hidup sehat, tubuh akan lebih siap menghadapi perubahan cuaca ekstrem.
Upaya ini di harapkan mampu mengurangi risiko gangguan kesehatan. Sehingga aktivitas sehari-hari tetap dapat berjalan dengan baik.
(Jingga Sonjaya)



