spot_imgspot_img
Selasa 14 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Drainase Buruk dan Limpasan Air Sapan Rendam Puluhan Rumah di Derwati Bandung

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Intensitas hujan yang tinggi kembali memicu banjir di wilayah Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung. Genangan air merendam puluhan rumah warga di Gang Swadana II serta melumpuhkan arus lalu lintas dari arah Ciwastra menuju Gedebage maupun sebaliknya, Selasa (14/4/2026).

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandung, Amires Pahala, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerjunkan tim untuk melakukan asesmen di lokasi terdampak. Berdasarkan pantauan petugas, air tidak hanya membanjiri jalan raya, tetapi juga merangsek masuk ke dalam kediaman warga.

Baca Juga: Kejurda Voli U-18 Garut, Alko dan Tectona Segel Satu Tiket 16 Besar

“Tim kami sudah melakukan asesmen ke lokasi. Banjir menggenangi jalanan dan merendam rumah-rumah penduduk,” ujar Amires.

Dampak dan Risiko Kesehatan

Data BPBD menunjukkan luapan air merendam delapan rumah di RT 06 dan 20 rumah di RT 07 RW 04. Wilayah RT 07 tercatat mengalami kondisi terparah dengan durasi genangan yang lebih lama dibandingkan titik lainnya.

Amires memperingatkan bahwa genangan yang menetap terlalu lama dapat mengancam kesehatan masyarakat dan mengganggu aktivitas ekonomi. Ia menekankan pentingnya langkah penyedotan air segera guna meminimalisir dampak lebih luas.

“Jika genangan tidak segera surut atau disedot, hal ini akan mengganggu kesehatan serta kehidupan sehari-hari warga setempat,” tambahnya.

Penyebab dan Langkah Antisipasi

Seorang warga setempat, Toni Ardani, menduga banjir berasal dari limpasan air wilayah Sapan, Kabupaten Bandung. Kondisi ini kian parah karena sistem drainase di kawasan Derwati tidak berfungsi optimal sehingga air sulit mengalir keluar.

“Air kiriman dari arah Sapan masuk ke pemukiman kami. Karena drainase tidak lancar, air jadi lama surutnya,” jelas Toni.

BPBD Kota Bandung saat ini terus berkoordinasi dengan aparat kewilayahan untuk memantau situasi di lapangan. Petugas juga meminta warga tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan susulan masih sangat tinggi di wilayah Bandung Raya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru