spot_img
Senin 28 November 2022
spot_img
More

    129 Pasien Korban Gempa Cianjur Dirawat di Rumah Sakit Kota Bandung

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Jaa Barat (Jabar) instruksikan seluruh Rumah Sakit turut menjadi fasilitas pelayanan kesehatan rujukan bagi warga Kabupaten Cianjur terdampak gempa.

    Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mencatat per Rabu 23 November 2022 malam, 129 warga Kabupaten Cianjur menjalani perawatan di rumah sakit yang ada di wilayahnya.

    BACA JUGA: Pemkot Bandung Anggarkan Rp 3,2 M untuk CCTV

    Kadinkes Kota Bandung, Anhar Hadian menegaskan, Kota Bandung siap berkontribusi menyiapkan rumah sakit bagi korban gempa Kabupaten Cianjur.

    Dia mangatakan, mayoritas warga Cianjur terdampak gempa yang menjalani perawatan mengalami luka berat juga patah tulang.

    “Kami telah koordinasi dengan seluruh rumah sakit di Kota Bandung untuk berkontribusi menyiapkan rumah sakit rujukan bagi korban gempa,” kata Anhar, Kamis (24/11/2022).

    Dia mengaku, terus berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit agar jangan ada penolakan pasien korban gempa.

    Anhar memastikan, pihaknya bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengatur agar tidak terjadi penumpukan di salah satu rumah sakit.

    Selain itu, pihaknya telah bergerak sejak Senin (21/11/2022) malam.

    Sejauh ini, Dinkes Kota Bandung telah mengirimkan ambulan, obat-obatan, tenaga kesehatan, dokter, mobil ICU hingga mobil jenazah ke lokasi.

    Hingga Rabu (2/11/2022), pihaknya bersama organisasi profesi serta jajaran kesehatan lainnya di Kota Bandung telah mengirimkan 20 unit ambulan, 5 dokter spesialis, 17 dokter umum, 42 perawat, 1 tenaga farmasi, 7 orang logistik dan 26 orang pengemudi.

    BACA JUGA:

    Terlibat Korupsi, Polres Ciamis Tangkap Kepala dan Sekretaris Desa

    “Jumlah tersebut terus bertambah. Kami mengumumkan agar semua rumah sakit mengirimkan personel dan ambulan,” ungkapnya.

    Anhar menyebut, saat ini pihaknya masih menyesuaikan keperluan obat-obatan yang dibutuhkan para korban.

    “Dukungan obat-obatan dan nakes untuk pertolongan pertama masih sangat dibutuhkan. Ke depan kebutuhan pasti berubah. Kita siapkan obat diare, batuk dan gatal,” katanya.

    Berikut jumlah pasien korban bencana gempa Kabupaten Cianjur pe tanggal 23 November 2022:

    1. RSHS : 84 pasien
    2. RSUD Bandung Kiawari :16 pasien
    3. RSUD Kota Bandung : 9 pasien
    4. RS Santosa Kopo : 3 pasien
    5. RS Sartika Asih : 3 pasien
    6. RS Muhamadiyah : 3 pasien
    7. RS ST Borromeus : 4 pasien
    8. RS Advent : 1 pasien
    9. RS Santosa Central : 6 pasien

    Total : 129 pasien.

    (Yusuf Mugni/Bambang Fouristian)

    Berita Terbaru

    spot_img