spot_img
Minggu 3 Juli 2022
spot_img
More

    Mendag Pastikan Harga Komoditas Pangan Stabil

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Zulkifli Hasan mengatakan, harga komunitas bahan pangan (beras, cabai, bawang, minyak goreng hingga daging) di pasar tradisonal stabil.

    “Di awal Saya menargetkan satu bulan untuk menyetabilkan harga minyak goreng. Saya optimistis dapat dilakukan dalam dua minggu. Saya keliling langsung ke pasar-pasar. Di sini stoknya lebih, barang tersedia harga stabil, tak ada antrean,” kata Zulkifli di Pasar Kosambi Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Kamis (23/6/2022).

    Untuk menyetabilkan harga minyak goreng, pihaknya akan melakukan diskusi dengan para produsen.

    BACA JUGA: Kasus Covid-19 Kembali Naik, Ridwan Kamil Minta Warga Tidak Panik

    Dalam diskusi tersebut akan disampaikan pula terkait dibukanya izin para produsen untuk membuat minyak goren kemasan 1 kg.

    “Hari senin (27/6/2022) akan Saya undang produsen minyak goreng. Produsen boleh mengemas minyak goreng curah jadi kemasan sederhana. Jadi nanti di supermarket ada kemasan 1 kg dengan harga Rp14 ribu,” ucapnya.

    Zulkifli mengungkapkan, akan memberikan kelonggaran kepada masyarakat dalam membeli minyak goreng. Menurutnya, dengan 1 KTP, setiap orang dapat membeli minyak goreng sebanyak 10 kg.

    “Kemarin 1 KTP hanya boleh 2 liter atau 2 kg, sekarang boleh 10 kg boleh 10 liter, karena stoknya banyak,” ungkap Mendag.

    Selain itu, pihaknya mengaku lega harga komoditas cabai cenderung turun di Pasar Kosambi. Menurutnya, adanya sedikit kenaikan harga cabai merupakan hal yang wajar.

    “Kemarin di Pasar Cibubur harga Cabai rawit 120 di sini 100 ribu perkilogram, cabai keriting 120 cenderung turun tadi saya beli 80.000 ribu,” katanya.

    Mendag meminta masyarakat untuk tidak takut melaporkan jika mengetahui adanya permainan harga oleh pihak manapun.

    BACA JUGA: Viral Seorang Pria Diarak Warga Karena Diduga Perkosa Wanita Tunanetra

    “Lapor saja, Kalau ada yang nakal bisa langsung hari itu juga kita ambilkan langkah-langkah, tindakan jadi cepat, sekarang ya saya kira enggak akan berani lagi,” pungkas Mendag RI.

    (Yusuf Mugni/Bambang)

    Berita Terbaru

    spot_img