spot_img
Senin 11 Oktober 2021
spot_img
spot_img

Stres Diteror Pinjol, Seorang Ibu di Wonogiri Nekat Gantung Diri

WONOGIRI,FOKUSJabar.id: Nasib naas dialami oleh seorang Ibu Rumah Tangga di Wonogiri yang harus mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena tak kuat diteror oleh penagih hutang dari pinjaman online (pinjol).

Ibu tersebut berinisial WPS 38 tahun yang merupakan warga Selomarto, Giriwoyo, Wonogiri Jawa Timur beliau ditemukan tewas bunuh diri di rumahnya pada hari Sabtu (2/10/2021).

Sementara itu Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto mengungkapkan bahwa korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dihalaman rumahnya pada hari Sabtu dini hari.

“Korban sangat stres, frustasi karena dikejar kejar sama penagih utang dari pinjaman online itu karena gak kuat korban nekat mengakhiri hidupnya” katanya seperti dilansir dari CNN Indonesia, Jum’at (8/10/2021).

BACA JUGA: Hari Ini, Seribu Warga Mudik Gratis Menuju Jateng

Jasad korban sendiri pertamakali ditemukan oleh ibu mertuanya lengkap dengan seutas tali yang menempel pada lehernya.

Sebelum mengakhiri hidupnya korban sempat menulis sebuah surat terakhir yang berisi alasan korban nekat bunuh diri karena terlilit hutang dengan nilai hutang puluhan juta rupiah dari 23 pinjol.

Fokusjabar.id Wonogiri
surat wasiat sebelum korban nekat bunuh diri. (Foto: Web)

“Bersamaan dengan ditemukannya jasad korban ditemukan juga surat wasiat itu yang berisi alasan kenapa melakukan bunuh diri” kata Kapolres.

Dydit juga mengungkapkan bahwa korban tidak pernah menceritakan peristiwa yang ia alami kepada suaminya.

Suaminya mengatakan dalam beberapa hari kebelakang istrinya tersebut selalu terlihat gelisah.

“Dalam surat wasiat itu tertulis dengan rinci berapa besar jumlah pinjaman korban” jelasnya.

Dydit menyampaikan saat ini pihak Kepolisian akan terus mengumpulkan barang bukti terkait kasus tersebut.

BACA JUGA: Pasar Kreatif Titik Kedua, Raup Omset Rp880 Juta

“Tapi sampai sekarang belum ada laporan resmi dari pihak keluarga korban, namun kami akan terus melakukan proses penyelidikan, atas kejadian ini kami mengedukasi agar masyarakat tidak tergiur dengan rayuan pinjol, kalau gak bisa bayar mereka akan terus mengejar dan meneror” pungkasnya.

(Fauza)

Artikel Lainnya

spot_img